Minggu, 30 Agustus 2026 WIB

Menguak Isi Museum Ilmu Perdukunan Santet di Surabaya

Harijal - Minggu, 18 Maret 2018 16:05 WIB
Menguak Isi Museum Ilmu Perdukunan Santet di Surabaya
(FOTO: OKEZONE)
Koleksi Museum Santet Surabaya

SURABAYA tak hanya dikenal sebagai kota bersejarah dengan kisah dramatis perjuangan Arek-arek Suroboyo. Wisatawan juga bisa kenal lebih dekat dengan ilmu perdukunan di sebuah museum lho.

Pastinya, Anda pernah mendengar kata santet yang bisa mencelakai seseorang dari jarak jauh. Di Kota Pahlawan itu nama Museum Santet belum lama ini hits. Karena unik dan bikin penasaran, banyak wisatawan mendatangi objek wisata itu.

Ilmu santet pada zaman dulu dikenal untuk membuat seseorang menghadapi bahaya, bikin sakit keras dan segala bentuk kejahatan yang bisa mencelakai seseorang. Konon, nenek moyang menggunakan ilmu ini jika menghadapi satu hal yang berkaitan dengan kebencian.

Baca Juga:

Nah, apa saja yang bisa dikenal jika wisatawan menyusuri museum tersebut? Ketika Anda masuk ke area dalam, segala macam ilmu perdukunan dibeberkan jelas di sana. Lengkap dengan benda-benda ajaib yang bisa membuat orang mengalami keadaan bahaya.

Misalnya, boneka santet yang ditancap paku di bagian kepala, leher, perut, dada hingga kaki. Tapi santet sebenarnya bukan hal yang dilakukan dan dialami seseorang. Ilmu santet dijelaskan panjang lebar di dalam diorama museum itu.

Baca Juga:

Tak cuma boneka santet, Anda juga bakal menemui benda-benda berbau mistis yang digunakan oleh dukun. Tapi jangan coba-coba untuk menyentuhnya, sebab benda di dalam museum itu dianggap keramat.

Selain perlengkapan santet, ada juga boneka kayu menyerupai jailangkung. Benda itu rupanya juga berkaitan erat dengan ilmu paranormal.

Pastinya saat menyusuri bagian dalam museum, bikin bulu kuduk merinding. Apalagi di setiap sudut juga terdapat patung-patung berwujud makhluk gaib. Nah, siapa berani masuk ke dalamnya?

Di waktu-waktu tertentu, museum ini ramai sekali pengunjung. Kalau ingin menyambangi, Anda bisa menuju Jalan Indragiri, Surabaya. Lokasinya berada di pusat kota, sehingga memudahkan wisatawan untuk mendatanginya.

(sumber: okezone.com)

SHARE:
beritaTerkait
Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah
Pemkab Bengkalis Usul Pembangunan RSUD Bukit Batu dan Pengembangan Layanan Jantung-Kanker ke Kemenkes
Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap
Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
komentar
beritaTerbaru