Karhutla Parah di Selatan Sumatera, Angin Bawa Asap ke Riau
"Pergerakan angin dari Selatan ini diperkirakan terjadi hingga pertengahan November"
Lingkungan
JAKARTA - Liliyana Natsir menyebut kunci keberhasilan Tontowi Ahmad bisa berprestasi bersama dirinya adalah berkat kesabaran dan sifat cuek yang dimiliki Tontowi.
Liliyana mengakui sebagai pemain ia lebih ekspresif di lapangan. Menghadapi hal tersebut, Tontowi bisa tampil sebagai sosok yang sabar. Kesabaran itu yang membuat duet Tontowi/Liliyana sukses di lapangan.
"Owi itu sabar. Mungkin selama saya pasangan sama dia, saya temperamental dalam arti positif, saya tidak mau kalah. Saya terbawa suasana kalau [pukulan] dia nyangkut atau apa, saya menunjukkan ekspresi kecewa."
Baca Juga:
"Nah Owi selama ini bisa sabar, dia sudah paham, Cik Butet tidak bermaksud seperti itu, spontan saja karena sama-sama ingin menang. Mungkin tidak semua atlet dan partner bisa seperti Owi yang bisa menyesuaikan keadaan," ujar Liliyana, dikutip dari rilis resmi PBSI.

Baca Juga:
Tontowi/Liliyana meraih banyak prestasi bersama, termasuk emas Olimpiade, juara dunia, dan juara All England. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Selain sabar, sifat cuek Tontowi juga dinilai Liliyana memberikan nilai positif terhadap duet yang terbentuk pada 2010 ini.
"Owi itu di luar lapangan cuek dan tidak pernah mengeluh padahal latihan dia berat banget, namun ia jalani dengan komitmen. Terlihat dari persiapan kami sebelum Olimpiade, dapat emas itu dari awalnya seperti tidak mungkin, tetapi terbukti bisa terwujud."
"Saya ingat dia sampai bela-belain tidak pulang ke rumah dan tinggal di asrama demi menjaga kondisi dan fokus ke Olimpiade," kata Liliyana.
Liliyana mengakui hubungan dirinya dan Tontowi sempat merenggang dalam persiapan menuju Olimpiade 2016. Namun hal itu tak berarti ia benar-benar berada dalam kondisi hubungan yang buruk dengan Tontowi.
"Waktu itu ekspektasi orang tinggi dan kami lagi terpuruk sekali, cuma dapat satu gelar juara sebelum Olimpiade. Owi tidak marah pada saya, saya juga tidak. Tetapi gimana ya, namanya pemain dapat hasil jelek itu situasinya tidak ribut, tetapi tidak akur juga, hahaha susah menjelaskannya."
"Damai tapi gersang, kayak lagi perang dingin," ujar Liliyana.
Liliyana Natsir lebih dulu pensiun di awal 2019 sedangkan Tontowi Ahmad menyusul pensiun awal pekan ini.
(CNNIndonesia.com)
"Pergerakan angin dari Selatan ini diperkirakan terjadi hingga pertengahan November"
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau menyiapkan berbagai skenario antisipasi guna mengurai antrean panjang kendaraan dan men
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Riau melaporkan, update monitoring hotspot pukul 07.00 WIB pa
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota berhasil membawa pulang prediket juara pada ajang Fest
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Sebanyak 25 siswasiswi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota mengikuti kegiatan Science Competition Expo (SCE) 2026 se
Pendidikan
Perhimpunan Ahli THT Bedah Kepala Leher (PERHATIBKL) Provinsi Riau melakukan kunjungan dan kegiatan di UPT Sekolah
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Titik panas (hotspot) di wilayah Pulau Sumatera sempat nihil (nol) pada sore Selasa (13/10/2026) kemarin. Namun
Lingkungan
Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menutup sementara sejumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan taman kota pa
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) Kelompok 3 melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PEMA) d
Kesehatan