Rabu, 26 Agustus 2026 WIB
Bupati Resmikan Lokal Jauh SMUN 1 Rangsang di Desa Penyagun

Mantap Siswa SMU Desa Penyagun Tak Lagi Belajar di Ruang Kelas 'Laskar Pelangi'

Harijal - Jumat, 13 Januari 2017 09:20 WIB
Mantap Siswa SMU Desa Penyagun Tak Lagi Belajar di Ruang Kelas 'Laskar Pelangi'
goriau.com
- Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi secara simbolis meresmikan penggunaan ruang kelas lokal jauh SMU Negeri I Rangsang di Desa Penyagun, Kamis (12/1/2017).

SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan, M.Si secara simbolis meresmikan penggunaan ruang kelas lokal jauh SMU Negeri I Rangsang di Desa Penyagun, Kamis (12/1/2017). Dengan diresmikan lokal jauh itu, siswa di Desa Penyagun Rangsang tak lagi belajar di lokal yang kondisinya sangat memperihatinkan.

Lokal jauh yang sebelumnya tak ubah sekolah di film Laskar Pelangi dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat sekitar 3 tahun silam. Pembangunan lokal secara swadaya ini untuk mempermudah proses belajar mengajar bagi siswa SMU di Desa Penyagun (karena jaraknya ke SMUN 1 Rangsang begitu jauh). Bangunan lokal jauh ini memang jauh dari kata sempurna. Bangunan tidak dilengkapi labor, majelis guru, maupun WC. Bangunan itu berdindingkan papan dan atap rumbia.

Kini, apa yang dinanti-nantikan wali murid dan siswa SMU di Desa Penyagun, Kecamatan Rangsang untuk dapat memanfaatkan ruang kelas lokal jauh SMU I Rangsang yang representatif telah terwujud. Ini berawal saat Pemda Kepulauan Meranti melalui Disdik mengusulkan bantuan ke Pemerintah Provinsi Riau untuk pembangunan lokal jauh SMU I Rangsang yang lebih representatif.

Baca Juga:

Akhirnya, tahun 2016 dana Provinsi Riau pun turun dan ruang kelas dikerjakan dengan dana Bantuan Keuangan Provinsi Riau sebesar Rp725 juta dan awal tahun 2017 proyek tersebut tuntas, ruang kelas siap digunakan.

Meski sudah memiliki ruang belajar yang representatif, namun Bupati Irwan menilai sekolah itu masih belum memadai. Kedepan untuk melengkapi fasilitas selayaknya sekolah tingkat SMU, Bupati H Irwan meminta Kepala Sekolah, Makmur, agar sesegera mungkin mengusulkan pembangunan ruang majelis guru, labor dan WC.

Baca Juga:

"Mudah-mudahan bisa diakomodir dalam APBD-P. Jika tidak dapat, direalisasikan pada 2018," ujar Bupati.

Dengan diresmikannya ruang belajat kelas jauh SMU I Rangsang ini, Bupati Irwan berharap kualitas sumber daya manusia (SDM) di Desa Penyagun semakin meningkat, dan dapat memberikan kenyamanan belajar sekaligus memotivasi para pendidik untuk mengajar dengan baik. Hal ini perlu lebih digesa mengingat Desa Penyagun termasuk desa tertinggal. Hal itu terlihat jelas dari minimnya infrastruktur dan juga rendahnya pendidikan serta kesejahteraan masyarakat yang diukur dari skala ekonomi sangat rendah.

Bupati mengucapkan apresiasi kepasa masyarakat Desa Penyagun atas semangat yang tinggi membangun ruang belajar Lokas Jauh SMU I Rangsang yang rela menghibahkan tanahnya hingga menyumbangkan dana. Dengan diresmikannya ruang belajar baru itu, tentunya akan semakin meningkatkan semangat masyarakat. Untuk itu ia berharap fasilitas itu dapat dimanfaatkan dan dijaga sebaik-baiknya.  (goriau.com)

SHARE:
beritaTerkait
Gubernur Lemhannas Tutup PPNK Angkatan 73, Megy Aidillova: Angkatan Kami Sangat Spesial Karena Plus Peringatan Hari Kemerdekaan RI
Disdik Riau Bantah Terbitkan Edaran Pembelajaran Daring
Polda Riau Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kerumutan
Belajar Daring Siswa di Pekanbaru Diperpanjang Tiga Hari
Kapolres Pelalawan Bagikan Ribuan Masker untuk Masyarakat Terdampak Karhutla, Ada Bantuan Oksigen Portabel
Hotspot Riau Sore Ini Turun Drastis
komentar
beritaTerbaru