Majelis Hakim PN Cibinong Dituding Menjadi Benteng Pembungkaman Pers
kabarmelayu.com,BOGOR Transparansi dan keterbukaan informasi adalah jantung dari setiap sistem peradilan yang jujur. Ketika palu keadilan
Hukrim
Aries Susanti Rahayu menambah perolehan medali emas bagi kontingan Indonesia di Asian Games 2018. Berikut profil singkat Aries Susanti Rahayu.
Perolehan medali emas kontingen Indonesia akhirnya mencapai setengah dari medali yang ditargetkan oleh pemerintah pada pesta olahraga Asian Games 2018. Indonesia kini sudah meraih 8 medali emas.
1 medali emas tambahan didapat dari cabor panjat tebing. Adalah Aries Susanti Rahayu yang berhasil menyabet medali emas dari nomor Women’s Speed.
Baca Juga:
Aries Susanti Rahayu berhasil mengungguli rekannya, Puji Lestari dalam partai final yang digelar di Jakabaring Sport City, Palembang. Usai kemenangan itu, gadis berhijab ini mengungkapkan perasaannya.
"Yang pasti alhamdulillah tadi. Apalagi orang tua saya selalu yakin dan turut mendukung. Namun paling penting adalah tadi saya dapat mengontrol diri sendiri," ujar Aries Susanti Rahayu pasca bertanding, Kamis (23/08/18).
Baca Juga:
Sebelum Aries Susanti Rahayu memenangkan medali emas Asian Games 2018, ada sepenggal kisahnya dari seorang gadis desa hingga dijuluki ‘Spiderwoman’.
Profil Singkat
Aries Susanti Rahayu dilahirkan pada 21 Maret 1995 dan kini berusia 23 tahun. Aries dilahirkan di Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Ia mulai menggeluti panjat tebing ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. Guru olahraga di sekolahnya adalah yang pertama kali mengenalkan olahraga panjat tebing.
Karena memang Ayu, sapaan akrabnya, punya hobi memanjat pohon. Kegemarannya panjat pohon seringkali membuat khawatir kedua orang tuanya karena takut anak perempuannya jatuh.
Dan sejak sejak mengenal olahraga panjat tebing, ia tak bisa lepas dari olahraga yang cenderung identik dengan olahraga laki-laki. Bahkan, Ayu rela meninggalkan kuliahnya di Jurusan Manajemen, Universitas Muhammadiyah Semarang.
Meski begitu, Ayu berharap bahwa ia bisa melanjutkan kuliahnya seusai Asian Games 2018.
Sebelum Ayu berkutat dengan pelatnas dan pertandingan di Asian Games 2018, Ayu sudah terlebih dahulu membuat harum nama Indonesia di kancah panjat tebing dunia.
Pada tahun 2017 lalu misalnya, Ayu mendapat medali perunggu di Kejuaraan Panjat Tebing Asia 2017 Tehran di nomor speed. Selanjutnya pada Seri Kejuaraan Dunia 2017 di Wujiang, China, Ayu mendapat peringkat ke-4.
Berikutnya pada Seri Kejuaraan Dunia 2017 di Xiamen, China, Ayu meraih medali perak.
Dan pada puncaknya adalah di tahun 2018. Ayu meraih peringkat 4 pada Seri Kejuaraan Dunia di Moscow, Rusia.
Tak lama berselang, Ayu meraih medali perak pada Seri Kejuaraan Dunia 2018 di Tai’an, China. Lalu, saat bertanding pada Seri Kejuaraan Dunia 2018 di Chongqing, China, nama Ayu semakin melambung.
Saat itulah, Ayu meraih medali emas dengan mengalahkan atlet Rusia, Elena Timofeeva. Ayu berhasil menorehkan catatan waktu 7,51 detik sedangkan Elena hanya mencatatkan waktu 9,01 detik.
Dari situlah asal mulai julukan ‘Spiderwoman’ diberikan kepada Aries Susanti Rahayu. Usai memenangkan Kejuaraan Dunia, Ayu lalu fokus menghadapi Asian Games 2018 dan tetap latihan meski sedang berpuasa.
Hasilnya tak sia-sia, Aries ‘Spiderwoman’ Susanti Rahayu berhasil memenangkan medali emas Asian Games 2018 sekaligus membuat lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang untuk ke-8 kalinya.
(indosport.com)
kabarmelayu.com,BOGOR Transparansi dan keterbukaan informasi adalah jantung dari setiap sistem peradilan yang jujur. Ketika palu keadilan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, terus mendorong optimalisasi pengelolaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) T
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau mengevaluasi skema pembiayaan Universal Health Coverage (UHC) untuk menjaga keberlanjut
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU SK alias Adi Black (39) diamankan Polsek Rumbai. Dia tersangkut kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggela
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Dukungan terhadap pencalonan Munawar Rosidi sebagai Panglima Tameng Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupat
Budaya
Sesosok Mayat Pria Ditemukan Warga Tergeletak di Tepi Sungai Indragiri
Peristiwa
"Pergerakan angin dari Selatan ini diperkirakan terjadi hingga pertengahan November"
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau menyiapkan berbagai skenario antisipasi guna mengurai antrean panjang kendaraan dan men
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Riau melaporkan, update monitoring hotspot pukul 07.00 WIB pa
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota berhasil membawa pulang prediket juara pada ajang Fest
Pendidikan