Minggu, 17 Mei 2026 WIB

Anggota DPRD Riau Dibekali Rp12 Juta untuk Sosialisasi Perda

Harijal - Sabtu, 04 Juni 2016 15:20 WIB
Anggota DPRD Riau Dibekali Rp12 Juta untuk Sosialisasi Perda
Noviwaldy Jusman, Wakil Ketua DPRD Riau

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No 16 tahun 2014 dijelaskan tugas anggota DPRD tidak hanya sekedar membuat Perda, juga diminta mensosialisasikan Perda kepada masyarakat. Oleh karena itu, DPRD Riau akan roadshow ke masyarakat, dengan sosialisasikan sebanyak 15 Perda yang sudah disahkan DPRD Riau.

"Tahun 2016, tiap anggota DPRD Riau diwajibkan sosialisasikan Perda ke masyarakat, dijatah sebanyak 6 kali sosialisasi di Dapil mereka," sebut Noviwaldy Jusman pada awak media, Jumat (3/6/2016).

Wakil Ketua DPRD Riau ini malah berujar, setiap sosialisasi dibekali Rp12 juta. Anggota DPRD Riau ini turun ke masyarakat untuk tujuan memberikan pemahaman tentang fungsi dan peranan Perda. Sebab bagaimana pun, Perda dihasilkan harus diketahui masyarakat luas, di Provinsi Riau ini.

Baca Juga:

Politisi Demokrat ini mengatakan, sosialisasi Perda dilakukan sudah tercantum dalam PP No 16 tahun 2014. "Tugas DPRD bukan hanya membuat Perda tetapi juga sosialisasikan ke masyarakat. Dan yang perlu dicatat, sosialisasikan disini hanya Perda inisiatif dari kami saja," ujar Noviwaldy.

Pria yang akrab disapa Dedet ini menambahkan, anggaran digunakan untuk perjalanan sosialisasi para anggota DPRD tersebut di setiap Dapil, akan diambil anggaran sosialisasi DPRD tahun anggaran 2016 ini. Pada anggaran tersebut, semuanya diperuntukkan didalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Baca Juga:

"Anggaran tersebut diperuntukan biaya transportasi, sewa gedung, makan dan lain sebagainya. Dan sosialisasi ini selain dihadiri masyarakat, juga aparat atau pejabat pemerintahan setempat, pihak-pihak yang terkait dalam mensosialisasi Perda tersebut. Sebab, ini sangat penting diketahui," ujarnya. (der)

SHARE:
beritaTerkait
Dua Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Jembatan Empat Balai Sungai Kampar Ditemukan Malam Tadi
Ratusan Pasien di Puskesmas Simpang Tiga Diperiksa Satu Dokter, Antrean Sampai 3 Jam
Polemik PPDB MTsN 2 Inhil, Penasehat PPWI Inhil Zulkifli Minta Transparansi dan Evaluasi
Aparat Lambat Tutup Warung Remang-Remang Cafe KE Lipat Kain, Warga Nyatakan Siap Turun Tangan
Kapolsek Kandis Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Berbakat
Modus Kunjungi Saudara, Pengiriman PMI Ilegal di Dumai Terbongkar
komentar
beritaTerbaru