Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Kerumutan Terus Dilakukan, Titik Api Berkurang
Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Kerumutan Terus Dilakukan, Titik Api Berkurang
Lingkungan
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Hingga saat ini progres pembangunan Pasar Induk tidak diketahui kelanjutannya, hal ini membuat kalangan anggota legislatif di DPRD Kota Pekanbaru, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk segera menggesa pembangunan Pasar Induk tersebut.
"Pembangunan Pasar Induk agar segera direalisasikan secepatnya oleh Pemko. Saat ini masyarakat sangat membutuhkan akan Pasar Induk tersebut," demikian disampaikan Sekretaris Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Dapot Sinaga, SE kepada wartawan, Senin (23/1/17).
Politisi PDIP menjelaskan hingga saat ini pihaknya belum mengetahui apakah surat izin pembangunan (IMB) Pasar Induk sudah dikeluarkan atau belum oleh Pemko, karena hingga saat ini dilihat pembanguannya belum juga dimulai.
Baca Juga:
"Hasil hearing pada 17 November 2016 lalu dengan Dinas Pasar, kami sudah mempertanyakan kenapa sampai saat ini IMB pembangunan Pasar Induk belum keluar? Sementara uang awal lebih kurang sebanyak Rp217 juta sudah diserahkan pihak ketiga pihak pemenang lelang yakni PT Agung Rafa Bonai KSO kepada Pemko telah diserahkan. Kita minta Pemko Pekanbaru agar secepatnya mengeluarkan IMB Pasar Induk tersebut," ungkapnya.
Lebih jauh Dapot menambahkan jika pembangunan Pasar Induk tetap tidak terlaksana dalam waktu dekat ini, tentunya pihaknya di Komisi II akan kembali memanggil pihak ketiga dan dinas terkait yang membidangi ini.
Baca Juga:
"Jika pembangunan Pasar Induk hingga saat ini belum dimulai, tentunya kami akan kembali memanggil pihak ketiga dan dinas tekait untuk membahas kelanjutan pembangunan Pasar Induk tersebut," tandasnya.(rec)
Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Kerumutan Terus Dilakukan, Titik Api Berkurang
Lingkungan
Sholat Istisqa Digelar di Teluk Meranti, Warga Berdoa Memohon Turunnya Hujan
Lingkungan
kabarmelayu.com,ROHIL Polres Rokan Hilir mengungkap dugaan tindak pidana kehutanan dan perusakan lingkungan di kawasan hutan mangrove di
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan dalam kualitas tidak sehat. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (25/8/2026) diprakirakan cukup dinamis. Hujan ringan hingga sedang berpotensi
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Festival Pacu Jalur (FPJ) dalam rangkaian Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 resmi ditutup. Penutupan berlangsung
Budaya
Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumatera Selatan
TNI/Polri
KemnakerJICA Perkuat Kualitas dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang
TNI/Polri
Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Article