Enam Jemaah Haji Riau Masih Jalani Perawatan di Batam
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak enam jemaah haji asal Provinsi Riau saat ini dilaporkan masih harus menjalani perawatan intensif di rum
Muslim
Kegiatan ini digelar di Kota Dumai, Sabtu (29/11/2025) diikuti oleh puluhan peserta yang merupakan para pelaku konten kreator yang juga adalah pelaku UMKM di Kota Dumai.
Workshop ini sendiri bertujuan untuk meningkatkan standar UMKM dan pengembangan pariwisata di Kota Dumai. Materi yaitu promosi produk terutama melalui pembuatan video yang menarik dan mendapatkan perhatian dari para penonton.
Baca Juga:
Adapun narasumber pada kesempatan ini ialah Anggota DPR RI Dapil Riau 1 H. Hendry Munief, M.B.A, Direktur Televisi dan Radio Pupung Thariq Fadhillah, SE, M.Tr.A.P, dan Dekan Fakultas Teknik Universitas Riau Prof. Dr. Ahmad Fadli, S.T., M.T.
Dalam keterangannya, Hendry Munief menjelaskan bahwa ekonomi kreatif (Ekraf) adalah mesin pertumbuhan baru di Indonesia. Selama ini Ekraf merupakan bagian khusus di Kementerian Pariwisata. Namun semenjak Presiden Prabowo, Ekraf menjadi Kementerian tersendiri, menandakan keseriusan pemerintahan Prabowo menu mbuh kembangkan sektor Ekraf.
Baca Juga:
"Ekraf saat ini mendapat perhatian khusus pemerintahan bapak Prabowo. Ini menandakan bahwa sektor Ekraf akan sangat berkembang. 16 sub sektor ekraf terkait dengan pertumbuhan ekonomi di berbagai bidang seperti pariwisata, perindustrian, perdagangan, ESDM, Pertanian dan lainnya. Sentralnya peran Ekraf ini harus dilirik oleh pemerintahan daerah sebagai sektor strategis dalam pengembangan ekonomi lokal." kata Hendry Munief.
Dia mencontohkan bagaimana sebuah konten video pacu jalur membuat pacu jalur mendunia sehingga memberi keberkahan bagi Riau. Dia berharap agar 15 subsektor lain turut digarap oleh pemda agar ekonomi daerah tumbuh.
"Maka saya berharap dengan kegiatan seperti ini turut mengembangkan ekonomi lokal. Sudah ada beberapa pelatihan seperti yang saya gelar di hampir semua di Riau dengan harapan akan menumbuhkembangkan ekonomi lokal" harap Hendry Munief.
Dapat Apresiasi dari Pemko Dumai
Pemerintah Kota Dumai memberikan apresiasi sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan Workshop Produksi Video Promosi Produk Kreatif "Video Promosi Berkualitas Dengan Sumber Daya Terbatas". Apresiasi terhadap kegiatan ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai Fahmi Rizal, S.STP., M.Si. yang hadir dan mengikuti rangkaian pembukaan kegiatan ini.
Sekdako Fahmi menyampaikan bahwa workshop ini membuat UMKM di Kota Dumai semakin "Naik Kelas" terutama dalam hal promosi melalui pembuatan dan penyebarluasan konten di media sosial.
"Kepada Bapak Hendry Munief dan Bapak Pupung, Pemko Dumai mengharapkan ke depan kegiatan ini bisa diagendakan secara rutin sebagai upaya kerjasama kita dalam mengupayakan sektor UMKM dan pariwisata di Kota Dumai yang semakin maju seiring perkembangan teknologi" tutur SekdakoFahmi.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak enam jemaah haji asal Provinsi Riau saat ini dilaporkan masih harus menjalani perawatan intensif di rum
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti Herma
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, memimpin langsung prosesi pelantikan puluhan pejabat di lin
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Kedua
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui Tim Sapu bersih (Saber) harga pangan Dinas Ketahanan Pangan melakukan
Pemerintahan
Perkuat Sinergi Informasi, Kapuspen TNI Gelar Dialog Bersama Insan Pers
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Kasus intimidasi terhadap wartawan pasca terbitnya pemberitaan terkait dugaan markup pengadaan soal Penilaian S
Peristiwa
Hadapi Risiko Pekerjaan Tergeser AI, Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja
Pemerintahan
Polri Hadir di Tengah Petani, Polsek Kandis Pantau Jagung Tumpang Sari Kelompok Tani Ayu Makmur
Lingkungan
Polda Riau Gagalkan Peredaran 6,94 Kg Sabu dan 969 Cartridge Etomidate Senilai Rp9,8 Miliar
Hukrim