Minggu, 17 Mei 2026 WIB

Minimalisir Tindak Kriminal, Setiap JPO Perlu Dipasang CCTV

Harijal - Kamis, 09 Maret 2017 17:59 WIB
Minimalisir Tindak Kriminal, Setiap JPO Perlu Dipasang CCTV
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, John Romi Sinaga.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Aksi kriminal kembali saja terjadi, kali ini saaarannya pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Pasalnya Senin (6/3) kemarin terjadi penodongan yang menimpa Budi Kurniawan (30) di JPO Jalan Jenderal Sudirman pukul 21.30 WIB, jelas ini sudah meresahkan warga.

Menyikapi tindak kriminal ini, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, John Romi Sinaga menyarankan ke Pemerintah Kota (Pemko) memberikan Dilusi bagaimana warga yang melintasi JPO menimbulkan rasa aman. Pemerintah perlu segera bertindak menyikapi peristiwa yang sudah terjadi jangan sampai terjadi lagi. 

"Tindakan kriminal seperti ini sangat meresahkan, dan yang pasti sudah tentu membuat warga takut ketika menyeberang jalan menggunakan JPO. Makanya satu-satunya solusi harus terang, pasang CCTV, polisi monitor, Dinas Perhubungan monitor. Jadi semua bisa terkontrol dengan baik," kata John Romi Sinaga saat dikonfirmasi dikantornya. 

Baca Juga:

Selain memasang CCTV, Romi meminta agar setiap JPO seharusnya lebih terbuka. Sehingga kondisi JPO bisa terpantau dan terlihat dari bawah jembatan.

"Kalau melihat beberapa JPO di Pekanbaru kan tidak, ada banyak embel-embel iklan di atasnya, sehingga sulit untuk mencegah sesuatu hal yang tidak diinginkan bila terjadi di atas jembatan," jelasnya.

Baca Juga:

Kedepan, Romi mengharapkan Pemerintah Kota Pekanbaru harus bisa memikirkan hal yang terbaik untuk JPO. Dan tidak hanya memikirkan nilai komersil, tapi juga harus memikirkan kenyamanan masyarakat di atas JPO.

"Kita bangun JPO untuk keselamatan masyarakat dalam menyeberang, bukan sebaliknya malah membuat masyarakat celaka ketika berada diatas JPO," ugkapnya. (eza/rec)

SHARE:
beritaTerkait
Dua Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Jembatan Empat Balai Sungai Kampar Ditemukan Malam Tadi
Ratusan Pasien di Puskesmas Simpang Tiga Diperiksa Satu Dokter, Antrean Sampai 3 Jam
Polemik PPDB MTsN 2 Inhil, Penasehat PPWI Inhil Zulkifli Minta Transparansi dan Evaluasi
Aparat Lambat Tutup Warung Remang-Remang Cafe KE Lipat Kain, Warga Nyatakan Siap Turun Tangan
Kapolsek Kandis Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Berbakat
Modus Kunjungi Saudara, Pengiriman PMI Ilegal di Dumai Terbongkar
komentar
beritaTerbaru