Minggu, 17 Mei 2026 WIB

Bupati Kampar Diminta Tinjau Perjanjian Dengan PT Agro Abadi

Harijal - Kamis, 16 Maret 2017 19:35 WIB
Bupati Kampar Diminta Tinjau Perjanjian Dengan PT Agro Abadi
Anggota Komisi D DPRD Riau, Yurzani Moga

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Dari 17 kilometer jalan yang menghubungkan Desa Lubuk Sakat dengan Desa Kepau Jaya, 7 kilometer diantaranya kini mengalami kerusakan. Anggota Komisi D DPRD Riau Yurzani Moga, mengatakan kerusakan dipicu oleh truk bertonase besar milik PT  PT Agro Abadi (AA).
 
“Pekan lalu saat ke lapangan, kami melihat kerusakan jalan di sepanjang Jalan Lubuk Sakat menuju Desa Kepau Jaya. Ini terjadi akibat truk sawit bertonase berat milik PT AA yang mencapai 40 hingga 60 ton melintas di jalan berkapasitas 6 ton tersebut,” ujar anggota DRPRD Riau Dapil Kampar ini.
 
Lebih lanjut Yurzani Moga menerangkan selain kerusakan jalan, truk sawit PT AA yang setiap kali melintas membuat rumah warga seolah bergetar khususnya di sepanjang 7 kilometer jalan yang dilintasi.
 
Menyikapi kondisi tersebut, politisi asal PAN ini meminta Bupati Kampar terpilih agar meninjau kembali perjanjian dengan PT AA terkait jalan milik Kabupaten yang mereka gunakan.
 
“Saya minta agar Bupati Kampar terpilih meninjau ulang perjanjian dengan PT AA terkait jalan yang mereka gunakan,” ucapnya.
 
Ia menjelaskan, jalan Lubuk Sakat kini sudah banyak amblas. Posisi jalan sudah berada di bawah bibir permukaan parit. Dengan kondisi itu, tentu air tak mengalir lagi ke parit, tambahnya.
 
Selain rusaknya jalan, PT AA juga dinilai tak peduli dengan lingkungan. Pasalnya, dari hasil tinjauan lapangan kolam limbah PKS PT AA tidak sesuai aturan.
 
“Jika biasanya kolam limbah PKS disemen hingga bagian bawah, PKS PT AA justru hanya menyemen bagian atasnya saja. Tentunya ini bakal menimbulkan masalah lingkungan di kemudian hari,” ungkap Yuzarni Moga. (fin)

SHARE:
beritaTerkait
Dua Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Jembatan Empat Balai Sungai Kampar Ditemukan Malam Tadi
Ratusan Pasien di Puskesmas Simpang Tiga Diperiksa Satu Dokter, Antrean Sampai 3 Jam
Polemik PPDB MTsN 2 Inhil, Penasehat PPWI Inhil Zulkifli Minta Transparansi dan Evaluasi
Aparat Lambat Tutup Warung Remang-Remang Cafe KE Lipat Kain, Warga Nyatakan Siap Turun Tangan
Kapolsek Kandis Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Berbakat
Modus Kunjungi Saudara, Pengiriman PMI Ilegal di Dumai Terbongkar
komentar
beritaTerbaru