Minggu, 17 Mei 2026 WIB

Terkait Capaian PAD Pekanbaru, Satker Dituntut Bekerja Maksimal

Harijal - Rabu, 19 April 2017 20:05 WIB
Terkait Capaian PAD Pekanbaru, Satker Dituntut Bekerja Maksimal
ilustrasi

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Bahas capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Pekanbaru, Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Hearing bersama Badan Peggelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) terungkap capaian PAD di Kota Pekanbaru berkisar 40 persen.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sahril SH yang juga ikut dalam hearing. Ia menjelaskan bahwa untuk triwulan pertama pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Pekanbaru baru 40 persen.

"Capaian 40 persen itu masih dalam batas wajar mengingat baru berjalan di awal tahun," kata Sahril saat dikonfirmasi di kantor DPRD Pekanbaru.

Baca Juga:

Dalam hearing tersebut diketahui Kepala Badan Pendapatan Daerah meyampaikan bahwa paling rendah target 75 persen dapat dicapai. Namun Sahril menolak, sebab menurutnya melihat realita di lapangan dapat mencapai 100 persen, paling rendah pun 85 persen.

"Karena peluang-peluang untuk mendapatkan PAD ini baik dari pajak hotel, pajak restoran, retribusi parkir dan pajak parkir, serta BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) dan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) ada peluang untuk meningkat. Kita tekankan paling sedikit 85 persen dapat dicapai. Saya yakin jika Dispenda serius mengawasi perjalanan pajak dan retribusi ini akan melebihi terget," jelas Sahril.

Baca Juga:

Adapun kelemahan yang menghambat naiknya PAD menurut Ketua Partai Golkar kota Pekanbaru ini, yakni di kepengurusan IMB (Izin Mendirikan Bangunan). Nantinya pihak DPRD akan koordinasi kembali terkait IMB ini karena adanya persoalan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) yang masih belum ditetapkan.

"Kita minta dinas terkait memerintahkan kepada para stafnya untuk bekerja optimal dan mengawasi setiap peluang PAD. Mereka harus mengejar peluang PAD, tidak hanya menunggu bola saja," pungkas Sahril. (eza/rec)

SHARE:
beritaTerkait
Dua Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Jembatan Empat Balai Sungai Kampar Ditemukan Malam Tadi
Ratusan Pasien di Puskesmas Simpang Tiga Diperiksa Satu Dokter, Antrean Sampai 3 Jam
Polemik PPDB MTsN 2 Inhil, Penasehat PPWI Inhil Zulkifli Minta Transparansi dan Evaluasi
Aparat Lambat Tutup Warung Remang-Remang Cafe KE Lipat Kain, Warga Nyatakan Siap Turun Tangan
Kapolsek Kandis Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Berbakat
Modus Kunjungi Saudara, Pengiriman PMI Ilegal di Dumai Terbongkar
komentar
beritaTerbaru