Minggu, 17 Mei 2026 WIB

Komisi V DPRD Riau Hearing Dengan FORGUPAHSN

Harijal - Kamis, 14 November 2019 15:36 WIB
Komisi V DPRD Riau Hearing Dengan FORGUPAHSN
fin/rec

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Dengan dipimpin oleh Sekretaris Komisi V DPRD Riau, Hj Sulastri A S.Sos, MM didampingi anggota Kasir ST, Mira Roza, dan Ade Hartati menggelar hearing dengan Forum Komunikasi Guru dan Pegawai Honor Sekolah Negeri  (FORGUPAHSN) Provinsi Riau, Kamis (14/11/19).

Didepan Komisi V DPRD Riau, Ketua DPP FORGUPAHSN, Eko Wibowo SPdI didampingi sejumlah pengurus lainnya mengemukakan 5 tuntutan kepada Pemprov Riau.

Kelima tuntutan itu diantaranya, gaji guru honor berdasarkan UMK, THR, Tunjangan Penghasilan Pekerjaan (TPP), Tanggungan BPJS Kesehatan, dan Pelatihan bagi guru honor.

Baca Juga:

Menyikapi tuntutan tersebut, Sulastri mengungkapkan, tuntutan para guru honorer ini sebenarnya merupakan kasus lama.

Sebagai instansi pemerintah  kata politisi asal fraksi Golkar itu, Pemprov Riau harus mengakomodir tuntutan para guru honorer tersebut.

Baca Juga:

"Sebagai anggota dewan kita akan memanggil Disdik Provinsi terkait ini. Karena kita ingin tahu kenapa tuntutan dari para guru-guru kita ini belum terealisasi sampai sekarang. Dan ini juga kami akan sampaikan ke Gubernur Riau", ujarnya.

Sulastri mengaku, sejauh ini pihaknya belum mengetahui apakah tuntutan para guru honorer tersebut sudah terakomodir atau tidak dalam APBD 2020. Akan tetapi jika dilihat dari angka yang masuk ke APBD 2020 sama dengan 2019 yang artinya belum ada perobahan.

Ia mengatakan kemungkinan untuk masuk APBD-P 2020, tergantung ada tidaknya APBD-P nanti.

Realistisnya kata Sulastri, tuntutan kesejahteraan para guru honorer tersebut, baru bisa diakomodir pada APBD Provinsi Riau tahun 2021.

Untuk itu, kepada segenap guru honorer di Provinsi Riau, Sulastri meminta untuk bersabar. Karena butuh perjuangan dan proses.

"Semoga pemimpin kita dibukakan hatinya untuk memasukan anggaran yang menjadi tuntutan para guru honor tersebut", ucap politisi Golkar asal Dapil Indragiri Hilir tersebut. (fin)

SHARE:
beritaTerkait
Dua Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Jembatan Empat Balai Sungai Kampar Ditemukan Malam Tadi
Ratusan Pasien di Puskesmas Simpang Tiga Diperiksa Satu Dokter, Antrean Sampai 3 Jam
Polemik PPDB MTsN 2 Inhil, Penasehat PPWI Inhil Zulkifli Minta Transparansi dan Evaluasi
Aparat Lambat Tutup Warung Remang-Remang Cafe KE Lipat Kain, Warga Nyatakan Siap Turun Tangan
Kapolsek Kandis Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Berbakat
Modus Kunjungi Saudara, Pengiriman PMI Ilegal di Dumai Terbongkar
komentar
beritaTerbaru