Jumat, 29 Mei 2026 WIB

Kemenkeu Jamin Guru Tetap Terima Tunjangan Sesuai Ketentuan

Harijal - Selasa, 21 April 2020 21:32 WIB
Kemenkeu Jamin Guru Tetap Terima Tunjangan Sesuai Ketentuan
(Adhi Wicaksono).
Kemenkeu pastikan tunjangan guru tetap diberikan sesuai ketentuan di tengah wabah virus corona. Ilustrasi.

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan penurunan alokasi anggaran pada APBN 2020 tak akan mengubah ketersediaan dana tunjangan guru untuk tahun ini. Dengan kata lain, setiap guru akan mendapatkan tunjangan sesuai dengan ketentuan tanpa ada potongan.

Sebelumnya, pemerintah memangkas anggaran Tunjangan Profesi Guru dari Rp53,83 triliun menjadi Rp50,88 triliun dalam rangka realokasi anggaran untuk penanganan wabah virus corona. Pemangkasan itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2020.

"Penyesuaian alokasi dalam Perpres 54 Tahun 2020 tidak akan mengubah ketersediaan dana tunjangan guru," ungkap Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Rahayu Puspasari dalam keterangan resmi, dikutip Senin (21/4).

Baca Juga:

Rahayu menegaskan penurunan anggaran disesuaikan dengan sisa dana di kas daerah dan jumlah target penerima. Sejauh ini, terdapat sisa dana tunjangan guru yang berada di kas daerah untuk tahun anggaran 2019 sebesar Rp2,98 triliun.

"Hal ini guna memastikan para guru tetap menerima penghargaan dan tunjangan sesuai peraturan perundangan," kata Rahayu.

Baca Juga:

Sementara itu, pemerintah juga mengurangi anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Rp54,31 triliun menjadi Rp53,45 triliun. Rahayu menjelaskan penurunan anggaran khususnya terjadi pada komponen BOS kinerja, sedangkan BOS reguler dan BOS afirmasi tetap.

"Yang dikurangi adalah BOS kinerja karena bantuan ini pada dasarnya adalah insentif bagi sekolah-sekolah yang pengelolaannya baik," terang Rahayu.

Kemudian, anggaran BOS reguler tak diubah karena digunakan untuk mendukung operasional seluruh sekolah. Dengan demikian, sekolah-sekolah di Indonesia akan tetap mendapatkan bantuan di tengah penyebaran virus corona.

"Lalu kalau BOS afirmasi untuk membantu sekolah di daerah tertinggal. Jadi bantuan ini tidak dikurangi," pungkas Rahayu.

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Kebun Negara Dijarah, Mitra PT Agrinas Palma Nusantara Tempuh Jalur Hukum
Ternyata, Seseorang Bisa Dinyatakan Positif Narkoba Setelah Terpapar Asap Ganja
Tim Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Palika dan Kandis
Progres capai 21 persen, Anggota koramil 05/RM dan warga kebut pengecoran Jembatan Gantung Bangko Pusaka
Api Muncul di Tiga Daerah, Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Riau
Semangat Berbagi Idul Adha, PT. Agrinas Palma Nusantara Mitra KSO PT. Citra Mutiara Bumi Riau Gelar Penyembelihan Hewan Kurban
komentar
beritaTerbaru