Kamis, 28 Mei 2026 WIB

Gubri Ingatkan Pemkab Kampar Tingkatkan Swab dan Protokol Kesehatan

Harijal - Rabu, 19 Agustus 2020 18:44 WIB
Gubri Ingatkan Pemkab Kampar Tingkatkan Swab dan Protokol Kesehatan
Gubernur Riau, H Syamsuar.

PEKANBARU - Gubernur Riau, mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten Kampar, untuk meningkatkan tracing dan tracking, termasuk pemeriksaan swab terhadap masyarakat Kampar, mengingat tingginya kasus positif covid-19 di Kabupaten Kampar, bahkan Kampar masuk dalam zona orange, dari tiga daerah yang terbanyak kasus positif, Pekanbaru dan Siak.

Gubri mengatakan, jangan sampai terjadi ledakan yang cukup tinggi di Kampar, jika terjadi pembiaran terhadap masyarakat yang tidak disiplin terjadap protokol kesehatan. Sejauh ini di Kampar, pemeriksaan swab masih rendah bila dibandingkan daerah lainnya, sehingga kasus penyebaran covid-19 semamin tinggi di Kampar.

“Di daerah Kabupaten Kampar ini masuk dalam zona orange. Kami turun ke Kampar ini untuk ikhtiar bersama agar dapat mengawal dan memutus mata rantai covid-19 di Kampar dan Riau,” ujar Gubri, saat mengadakan pertemuan dengan Pemkab Kampar dan unsur Forkopimda di Kampar, Rabu (19/8).

Baca Juga:

Gubri menjelaskan, di Kabupaten Kampar terjadi peningkatan kasus positif hingga mencapai 300 persen. Dimana kasus yang awalnya hanya 46 kasus pada bulan Maret hingga Juni. Namun pada bulan Juli hingga Pertengahan Agustus ini meningkat hingga mencapai 114 kasus positif.

“Di Kampar terjadi peningkatan dari Juni ke Juli, dan Juli ke Agustus tertinggi peningkatan hampir 300 persen. Dari 46 ke 114, angka yang tinggi dalam waktu yang sampai satu bulan naiknya 100 persen harus dikendaikan tracing masih kurang. Lebih banyak lebih bagus, Tracing kita masih rendah, kapan-kapan bisa menjadi bom waktu, apalagi kapasitas RS di Kampar sedikit,” tegas Gubri.

Baca Juga:

“Selanjutnya dari hasil swab di Kampar juga masih 39 persen, ini jauh dari targer swab. Tingkatkan swab yang pertama orangtua, kemudian orang yang selalu bersentuhan dengan masyarakat, termasuk pegawai pemda sendiri. Di Pemprov Riau sudah melaksanakan lebih dari 2.000 orang. Jangan sampai terjadi ledakan yang tak diharapkan karena terjadi penyebaran,” tegas Gubri lagi.

Turut hadir bersama Gubri, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Imam Setya Effendi, Danrem 031 WB, Syech Ismed, Bupati Kampar Catur Sugeng, Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir, asisten III Setdparov Riau, Syahrial Abdi. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Kebun Negara Dijarah, Mitra PT Agrinas Palma Nusantara Tempuh Jalur Hukum
Ternyata, Seseorang Bisa Dinyatakan Positif Narkoba Setelah Terpapar Asap Ganja
Tim Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Palika dan Kandis
Progres capai 21 persen, Anggota koramil 05/RM dan warga kebut pengecoran Jembatan Gantung Bangko Pusaka
Api Muncul di Tiga Daerah, Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Riau
Semangat Berbagi Idul Adha, PT. Agrinas Palma Nusantara Mitra KSO PT. Citra Mutiara Bumi Riau Gelar Penyembelihan Hewan Kurban
komentar
beritaTerbaru