Kamis, 06 Agustus 2026 WIB

Miris, 34 Tahun Mengabdi di Disdik Pekanbaru Tanpa Sehelai Penghargaan

Harijal - Jumat, 11 November 2016 19:02 WIB
Miris, 34 Tahun Mengabdi di Disdik Pekanbaru Tanpa Sehelai Penghargaan
ilustrasi

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sungguh miris nasib yang dialami Marwoto (58), setelah 34 tahun mengabdi sebagai PNS di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) kota Pekanbaru belum pernah menerima sehelai penghargaan sebagaimana penghargaan yang biasa diterima pegawai lainnya. Padahal tepat Senin besok (14/11/16) merupakan akhir dari masa pengabdiannya sebagai PNS Pemko Pekanbaru.

“Bagi saya penghargaan masa bhakti sebagai PNS diberikan apa tidak ndak masalah. Cuma saja saya terkadang iri dengan teman lain yang pernah mendapat penghargaan masa bhakti 5, 10, 15, 20, 25 30 tahun pengabdian, ucap PNS golongan II A tersebut didampingi aktifis LSM LPKR, Andrewes, Jumat (11/11).

Ia mengungkapkan, terhitung Senin besok (14/11, red) dirinya resmi pensiun sebagai PNS. Awal pengabdiannya, terhitung sejak tahun 1981 silam. Sehingga kalau dihitung pada Senin besok, masa pengabdiannya genap 34 tahun 11 bulan, ujarnya.

Baca Juga:

Sementara aktifis LPKR Andrewes menilai, tidak diperolehnya penghargaan selama 34 tahun oleh Marwoto adalah bukti ketidakpedulian atasan terhadap bawahan.

“Masa 34 tahun bekerja, penghargaan masa bhakti Marwoto selalu luput dari perhatian. Ini mengisyaratkan Dinas Pendidikan kita belum terdidik dan peka terhadap perngabdian Marwoto selama 34 Tahun di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru,” ujarnya singkat. (rec)

Baca Juga:

 

SHARE:
beritaTerkait
Terseret Arus, Seorang Remaja Dilaporkan Tenggelam di Sungai Siak
Petani di Pelalawan Diserang Beruang Liar
Pemko Pekanbaru Masifkan Sosialisasi Bahaya LGBT dan HIV AIDS Bagi Siswa
Perkuat Kepemimpinan Perempuan, 30 Guru SMA-SMK di Yogyakarta Ikuti Pelatihan Kepemimpinan
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab dan Karang Taruna Desa Senama Nenek Siap Sukseskan Perayaan HUT ke-81
Polsek Kandis Lakukan Pengecekan Rutin Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan
komentar
beritaTerbaru