Selasa, 01 September 2026 WIB

Pekan Depan Pemprov Riau Mulai Gerakan Cinta Zakat

Harijal - Kamis, 15 April 2021 22:31 WIB
Pekan Depan Pemprov Riau Mulai Gerakan Cinta Zakat
Gubri Syamsuar

PEKANBARU - Gubernur Riau H Syamsuar menargetkan pekan depan seluruh jajaran pejabat dan ASN di lingkungan Pemprov Riau akan mulai melaksanakan Gerakan Cinta Zakat.

Hal ini dikatakan Gubri usai mengikuti peluncuran  Gerakan Cinta Zakat dan Penyerahan Zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) secara virtual bertempat di Gedung Daerah Balai Serindit Pekanbaru, Kamis, (15/4/21). Peluncuran Gerakan Cinta Zakat dan Penyerahan Zakat ini dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden H Ma'ruf Amin di Istana Negara.

Dalam arahan Presiden itu lanjut Gubri, seluruh kepala daerah wajib mensukseskan Gerakan Cinta Zakat itu. Termasuk seluruh ASN dan masyarakat dengan menyalurkannya melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Baca Juga:

"Tadi kita sudah berbincang dengan Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau. Insya Allah minggu depan kita akan mengadakan Gerakan Zakat di Provinsi Riau," sebutnya.

Sementara Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Riau H Saidul Amin mengatakan, bahwa 70 persen kutipan zakat di Provinsi Riau berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Baca Juga:

"Kutipan zakat kita tahun lalu itu sekitar Rp15 miliar. Sekitar 70 persen dari Rp15 miliar itu adalah (zakat) ASN," ujarnya. 

Saidul menambahkan, pada masa kepemimpinan Gubernur Riau Syamsuar saat ini, tercatat sudah ada lebih dari 80 persen ASN yang menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Provinsi Riau. Dia optimistis, kutipan zakat dari kalangan ASN akan terus meningkat. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Fenomena Bulan Darah Ubah Langit Menjadi Merah Api
PPWI Inhil, BDPN, Kades dan Warga Pungkat Bahu Membahu Padamkan Api yang Membakar Kebun Warga
PLN Tembilahan  Belum Tuntaskan Kabel Semrawut
9 Perusahaan Siap Perbaiki 6,44 Kilometer Jalan Simpang KITB-Sungai Rawa
Agung Nugroho Senang Anak-anak Kembali Sekolah
Karhutla Riau Mulai Terkendali
komentar
beritaTerbaru