Fenomena Bulan Darah Ubah Langit Menjadi Merah Api
Fenomena Bulan Darah Ubah Langit Menjadi Merah Api
Article
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau, bersama Kabupaten Kota, hingga saat ini masih terus menggencarkan program vaksinasi bagi masyarakat Riau, baik bagi yang lansia maupun masyarakat Umum. Target vaksinasi bagi masyarakat Riau ini sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo, usai kunjungan kerja, dimana untuk Riau vaksinasi masih rendah, dan semakin tingginya kasus terkomfirmasi positif mulai awal bulan Mei.
Juru bicara penanggulan COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, Minggu (31/5) mengatakan, vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat, sebagai usaha untuk menghindari masyarakat terhadap penularan virus corona yang lebih parah.
Vaksinasi sesuai dengan kegunaannya untuk memberikan kekebalan terhadap tubuh, atau meningkatkan imun.
Baca Juga:
“Vaksin bagian dari usaha kita, ini salah satu usaha tapi bukan dari usaha utama, setelah divaksin minimal kita menjalaknak 2M, memakai masker dan menjaga jarak atau mengurangi mobilisasi. Tapi tetap kita waspada, kalaupun terpaksa berkumpul atau keluar harus pakai masker,” ujar dr Indra Yovi.
“Vaksin bagian dari usaha, berkali-kali disampaikan sesudah divaksin, kapan akan terbentuk antibodi ditubuh orang yang divaksin itu 28 hari setelah vaksin. Jadi kami menghimbau jangan berfikir setelah vaksin aman dari covid, tetap tetap mengikuti prokes, dengan memakai masker dan menjaga jarak, itu saja jalankan,” kata Indra Yovi.
Baca Juga:
Dijelaskan dokter ahli paru ini, antobodi yang terbentuk selama 28 hari setelah vaksin kedua, memberikan kekebalan tubuh hingga mencapai 67 persen, dan tidak ada vaksin yang memberikan perlindungan hingga 100 persen. Paling tidak setelah divaksin memberikan kekebalan jika terpapar covid, tidak dalam kondisi yang berat.
“Antibodi kekebalan tubuh 28 hari setelah vaksin kedua, tidak ada vaksin yang melindungi 100 persen, vaksin Sinovam yang kita pakai memiliki 67 persen melindungi. Artinya, dari 100 orang yang divaksin masih ada 33 orang yang terkena Covid. Dan berita baiknya kalau yang 33 itu kena Covid, juga jumlahnya hanya 3 persen yang parah,” jelas Indra Yovi.
Untuk itu, Indra Yopi menghimbau kepada masyarak untuk bisa ikut program vaksinasi yang dicanangkan oleh Pemerintah. Sejauh ini yang telah divaksin jika terpapar covid hanya bergejala ringan. Kekebalan tubuh yang sudah rivaksin 4 kali lipat bila dibandingkan orang yang tidak divaksin.(MCR)
Fenomena Bulan Darah Ubah Langit Menjadi Merah Api
Article
kabarmelayu.com,INHIL Kepedulian terhadap keselamatan masyarakat ditunjukkan Zainal Arifin Hussein dari Bangun Desa Payung Negeri (BDPN)
Sosial
kabarmelayu.com,INHIL Jawaban resmi PT PLN (Persero) ULP Tembilahan terkait persoalan kabel semrawut di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Di tengah kondisi keuangan Pemkab Siak yang terbatas, Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli melalui Dinas PU mengunci ke
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, SE, MM, memimpin upacara bendera Senin (31/8/2026) pagi di SMPN 22. Kegiatan
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau, menunjukkan perkemban
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Plh. Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, S.Sos., M.Si., diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil, Drs. H. Ta
Pemerintahan
Gerebek Pengedar Narkoba, Polresta Pekanbaru Sita 31 Catridge Etomidate dan 40 Pil Ekstasi
Hukrim
Benih Jagung Kuartal III Telah Ditanam, Polsek Kandis Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Binaan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah terpantau hingga 500an hotspot (titik panas) di Riau sepekan lalu, pagi ini Badan Meteorologi Klimatolo
Lingkungan