Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah
kabarmelayu.com,KAMPAR Babinsa Koramil 06/Siak Hulu, Serma Gali Handoko, menghadiri malam puncak peringatan HUT RI ke81 tahun 2026, Sabtu
Sosial
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menyalurkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp1,2 juta untuk 20.833 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kabupaten/kota.
Dalam penyaluran BPUM Pemprov Riau yang dialokasikan Rp24.999.600.000 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Provinsi Riau tahun 2021 itu, Pemprov Riau bekerjasama dengan Bank Riau Kepri (BRK).
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) Riau, Asrizal mengatakan dalam penyaluran BPUM tersebut, penerima bantuan tidak dilakukan pemotongan untuk pembembuatan buku rekening tabungan. Sebab bantuan disalurkan menggunakan virtual acount.
Baca Juga:
"Jadi tidak ada namanya pemotongan untuk membuat buku tabungan, mereka terima penuh Rp1,2 juta. Makanya kita minta BRK membuka virtual account untuk 20.833 pelaku usaha penerima BPUM Pemprov Riau," tegasnya, Rabu (1/9/2021).
"Jadi masing-masing pelaku usaha dengan NIK yang sudah tersedia dalam data BPUM, kita meminta BRK untuk membuka virtual acount (rekening virtual) bagi masing-masing pelaku usaha," sambungnya.
Baca Juga:
Lebih lanjut Asrizal menjelaskan, sebelum pelaku usaha datang ke BRK untuk pencairan bantuan, maka pelaku usaha sudah memiliki virtual account. Hanya saja mereka belum mengetahui nomor rekeningnya.
"Nomor rekening menyesuikan dengan kode nomor urut penerima sesuai SK Gubernur Riau. Misalnya kalau nomor urut 1, maka kode rekening virtualnya 00.0001. Kemudian supaya pelaku usaha bisa mengetahui kode rekeningnya, maka langkah mereka harus membawa KTP asli, foto KTP, surat domisili usaha dan materai 10.000. Itu untuk surat pertanggungjawaban mutlak. Itu untuk memastikan mereka benar pelaku usaha agar tepat sasaran. Kalau semua benar, baru mereka meneken surat pertanggujawaban mutlak kepada petugas Costumer Service," jelasnya.
Setelah itu, kata Asrizal, kemudian petugas BRK akan memberikan nomor rekening virtual pelaku usaha. Dengan nomor rekening itu pelaku usaha bisa mengajukan pencairan bantuan Rp1,2 juta ke Teller BRK.
"Prosesnya tidak begitu rumit, kemarin saat penyerahan simbolis kepada tiga pelaku usaha sudah kita coba ke konter BRK, dan mereka bisa langsung menerima bantuan Rp1,2 juta secara utuh," sebutnya.
Dalam penyaluran bantuan, pihaknya juga dibantu BRK untuk mengirim SMS Blast dan mengirim link kepada penerima untuk membuka e-POM BRK.
"E-POM itu aplikasi untuk membuktikan pelaku usaha menerima atau tidak. Nanti pelaku usaha memasukan nomor NIK, setelah keluar bahwa mereka menerima BPUM dari Pemprov Riau sebesar Rp1,2 juta," tutupnya. (MC)
kabarmelayu.com,KAMPAR Babinsa Koramil 06/Siak Hulu, Serma Gali Handoko, menghadiri malam puncak peringatan HUT RI ke81 tahun 2026, Sabtu
Sosial
kabarmelayu.com,BENGKALIS Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berupaya memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui sinergi den
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Aksi pemerasan disertai ancaman kekerasan berhasil diungkap jajaran Polsek Sukajadi. Korbannya seorang pria ya
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 12 personel Tim Alpha Pekanbaru melaksanakan fastrope sebagai tim pembuka di titik Drop Zone (DZ) dalam
TNI/Polri
kabarmelayu.com,YOGYAKARTA Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), me
TNI/Polri
kabarmelayu.com,SUMUT Ratusan anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur didampingi Tim Pengacara, LSM Penjara Rohul, dan Ketua Adat men
Peristiwa
kabarmelayu.com, PEKANBARU Upaya menjaga kesehatan masyarakat terus dilakukan di tengah kondisi udara Kota Pekanbaru yang terdampak kabut
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian Gerakan Pramuka terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata dalam mewujudkan Zero Stunt
Sosial
kabarmelayu.com,TEMBILAHAN Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, membakar lahan gambu
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, melakukan peninjauan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di K
Hukrim