Rabu, 29 April 2026 WIB

Begini Proses Penyaluran BPUM Rp1,2 Juta Pemprov Riau

Harijal - Rabu, 01 September 2021 15:08 WIB
Begini Proses Penyaluran BPUM Rp1,2 Juta Pemprov Riau
ilustrasi

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menyalurkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp1,2 juta untuk 20.833 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kabupaten/kota. 

Dalam penyaluran BPUM Pemprov Riau yang dialokasikan Rp24.999.600.000 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Provinsi Riau tahun 2021 itu, Pemprov Riau bekerjasama dengan Bank Riau Kepri (BRK). 

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) Riau, Asrizal mengatakan dalam penyaluran BPUM tersebut, penerima bantuan tidak dilakukan pemotongan untuk pembembuatan buku rekening tabungan. Sebab bantuan disalurkan menggunakan virtual acount. 

Baca Juga:

"Jadi tidak ada namanya pemotongan untuk membuat buku tabungan, mereka terima penuh Rp1,2 juta. Makanya kita minta BRK membuka virtual account untuk 20.833 pelaku usaha penerima BPUM Pemprov Riau," tegasnya, Rabu (1/9/2021).

"Jadi masing-masing pelaku usaha dengan NIK yang sudah tersedia dalam data BPUM, kita meminta BRK untuk membuka virtual acount (rekening virtual) bagi masing-masing pelaku usaha," sambungnya. 

Baca Juga:

Lebih lanjut Asrizal menjelaskan, sebelum pelaku usaha datang ke BRK untuk pencairan bantuan, maka pelaku usaha sudah memiliki virtual account. Hanya saja mereka belum mengetahui nomor rekeningnya. 

"Nomor rekening menyesuikan dengan kode nomor urut penerima sesuai SK Gubernur Riau. Misalnya kalau nomor urut 1, maka kode rekening virtualnya 00.0001. Kemudian supaya pelaku usaha bisa mengetahui kode rekeningnya, maka langkah mereka harus membawa KTP asli, foto KTP, surat domisili usaha dan materai 10.000. Itu untuk surat pertanggungjawaban mutlak. Itu untuk memastikan mereka benar pelaku usaha agar tepat sasaran. Kalau semua benar, baru mereka meneken surat pertanggujawaban mutlak kepada petugas Costumer Service," jelasnya. 

Setelah itu, kata Asrizal, kemudian petugas BRK akan memberikan nomor rekening virtual pelaku usaha. Dengan nomor rekening itu pelaku usaha bisa mengajukan pencairan bantuan Rp1,2 juta ke Teller BRK. 

"Prosesnya tidak begitu rumit, kemarin saat penyerahan simbolis kepada tiga pelaku usaha sudah kita coba ke konter BRK, dan mereka bisa langsung menerima bantuan Rp1,2 juta secara utuh," sebutnya. 

Dalam penyaluran bantuan, pihaknya juga dibantu BRK untuk mengirim SMS Blast dan mengirim link kepada penerima untuk membuka e-POM BRK. 

"E-POM itu aplikasi untuk membuktikan pelaku usaha menerima atau tidak. Nanti pelaku usaha memasukan nomor NIK, setelah keluar bahwa mereka menerima BPUM dari Pemprov Riau sebesar Rp1,2 juta," tutupnya. (MC)

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
Dua Petinju Pekanbaru Sabet Medali Emas Kejuaraan Danlanud Bangka Belitung ‎
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Kembali Normal
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief: Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
komentar
beritaTerbaru