Kamis, 24 September 2026 WIB

Awas Serangan Hacker, Kadis Kominfotiks Rohil Minta Semua OPD Waspada

Harijal - Senin, 06 Maret 2023 20:02 WIB
Awas Serangan Hacker, Kadis Kominfotiks Rohil Minta Semua OPD Waspada
Kepala Diskominfotiks, Rohil Indra Gunawan SE,MH

ROHIL, kabarmelayu.com - Serangan siber terus terjadi di Indonesia. Bahkan sejumlah Kementerian/Lembaga pemerintah juga ikut jadi korban. Situs-situs pemerintah kerap diretas hacker dengan disusupi iklan judi online.

Bahkan, beberapa website milik Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) juga tidak terlepas dari ulah para hacker. Dimana, beberapa website Pemda Rohil tersebut sempat mengalami maintenance dan tak dapat diakses oleh masyarakat. 

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiks) Rohil Indra Gunawan SE MH saat ditemui diruang kerjanya, Senin (6/3/2023).

Baca Juga:

Indra menerangkan, seiring meningkatnya serangan hacker tersebut, beberapa website milik Pemda Rohil seperti website PPID, LPSE, Dinas Kesehatan serta website Rohil dalam data juga sempat ditempel dengan situs judi online bahkan sempat tidak tidak dapat di akses atau maintenance. 

"Beberapa website kita juga sempat mengalami gangguan bahkan tidak dapat di akses oleh masyarakat. Sejak bulan november 2022 kemaren sebenarnya sudah mulai di serang oleh hacker bahkan se Indonesia, " katanya.

Baca Juga:

Untuk menangani persoalan tersebut lanjut Indra, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Pengelola Domain Indonesia (PANDI), serta Badan Siber Sandi Negara dibawah naungan Kementrian Kominfo.

"Jangan sampai masyarakat menilai kominfo Rohil menutup diri dari masyarakat, beberapa Website Pemda Rohil yang sempat maintenance karena serangan hacker, kita sangat terbuka untuk itu bahkan pak Bupati telah meraih penghargaan," terangnya. 

Seiring dengan meningkatnya serangan hacker tersebut, Kadiskominfotik meminta kepada seluruh OPD agar lebih aktif melakukan backup data  yang ada di dalam website secara rutin.

"Karena begitu masuk serangan dan ada laporan dari OPD maka akan langsung kita lakukan pembersihan dab itu bukan sebentar, begitu bersih kemudian kita di serang lagi sehingga kita juga sangat di pusingkan dengan hacker ini karena kita tidak bisa berbuat banyak," paparnya.

Indra Gunawan menambahkan, hacker menggunakan teknik brute force yang dimana metode peretasan yang menggunakan trial and eror untuk memecahkan kata sandi, kredensial login, dan kunci enkripsi. 

"Peretas mencoba mengirimkan banyak kata sandi atau frasa sandi dengan harapan dapat menebak dengan benar sehingga kita meminta kepada seluruh OPD untuk terus waspada. Sebab hingga sekarang serangan terus berlangsung dan kami terus bekerja keras setiap hari menghapus malware yg ditanam hacker tersebut," pungkasnya. (rls/diskominfotiks)

SHARE:
beritaTerkait
Pustu Dendan Klarifikasi Soal Biaya Persalinan Rp10 Juta
Pengembangan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru
Aktivis Soroti Persoalan Agraria: Masyarakat Jangan Dipersulit
DPRD Riau Dorong Pembentukan Satgas Solar
Tekanan Fiskal, RAPBD-P Riau 2026 Fokus Pengendalian Belanja
Kelompok Tani Duta Tani Tanam Padi Gogo, Dorong Ketahanan Pangan di Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru