Kamis, 18 Juni 2026 WIB

52 PNS Pemprov Riau Terima SK Pensiun

Redaksi - Jumat, 31 Mei 2024 15:15 WIB
52 PNS Pemprov Riau Terima SK Pensiun
Pj Gubernur Riau menyerahkan SK Pensiun.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Agustus 2024, sebanyak 52 Pegawai Negeri Sipil dari 17 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau menerima SK Pensiun. SK Pensiun itu diserahkan oleh Pj Gubernur Riau SF Hariyanto yang diwakili oleh Kepala BKD Provinsi Riau, Makmun Murod di Kantor BKD, Jumat (31/5/2024).

"Saya selaku pribadi dan mewakili Pemerintah Provinsi Riau mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu PNS atas pengabdiannya yang telah bertugas selaku abdi negara di Lingkungan Pemprov Riau," kata Makmun Murod.

"Tadi saya lihat ada yang sudah bertugas selama 39 tahun masa kerja sebagai ASN, melihat hal tersebut tentu hal ini bukan waktu yang sebentar," tambahnya.

Baca Juga:

Murod juga menjelaskan, masa pensiun merupakan salah satu tahap kehidupan PNS yang harus dilewati. "Tahap ini merupakan tahapan baru yang akan dihadapi, maka persiapkan kondisi fisik dan mental bapak/ibu dalam menghadapi masa pensiun, serta upayakan untuk senantiasa berfikir optimis," jelasnya.

Sebab menurutnya, dalam menghadapi berbagai perubahan saat memasuki fase baru dalam hidup, bukanlah hal yang mudah bagi banyak orang, termasuk Pegawai Negeri Sipil yang memasuki usia pensiun.

Baca Juga:

"Ada hal-hal yang bisa saja muncul secara alami seperti kecemasan, kebingungan, dan perasaan tidak siap, untuk itu persiapkan sejak dini," katanya.

Ia juga berpesan kepada para pensiunan untuk berusaha tidak berdiam diri usai menerima SK Pensiun ini. "Kembangkan hobi yang menyenangkan, apalagi yang bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar dan memungkinkan untuk menjadi tambahan pendapatan keluarga," pesannya.

"Sebab, kata Murod, gaji pokok pensiun yang diterima tidak sama dengan gaji pokok PNS yang masih aktif. Hal ini juga bisa menjadi pemicu datangnya penyakit, karena bapak/ibu stress memikirkan berkurangnya pendapatan," ungkapnya.

Disebutkan, bahwa para pensiunan juga bisa juga berbagi informasi dengan para pensiunan yang telah berhasil membangun usaha, menjalani masa pensiun dengan lebih produktif. "Tentunya juga harus tetap menjaga pola hidup sehat dan lebih mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Kuasa," sebutnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKD Riau, Endy Novelly mengatakan, penyerahan SK Pensiun merupakan salah satu tugas pokok fungsi di BKD Riau, yaitu memberikan pelayanan administrasi umum bagi PNS yang bertugas di Pemprov Riau.

"Berkas usulan pensiun memang kami minta 12-15 bulan sebelum terhitung dari TMT. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan administrasi pensiun yang kami berikan untuk menghindari adanya keterlambatan," kata Endy.

Pada kegiatan ini, BKD Riau turut mengundang PT Taspen untuk memberikan informasi terkait pencairan pensiunan dan sebagainya agar memudahkan penerima pensiun saat melakukan pencairan.

"Kami mengundang PT Taspen untuk membantu bapak/ibu terkait tata cara pencarian, serta melakukan perekaman wajah dan sidik jari, sehingga bapak/ibu tinggal melengkapi perlengkapan lainnya untuk pencairan THT," jelasnya.

"Manfaatkanlah dengan baik sosialisasi yang disampaikan PT Taspen, agar bapak/ibu tidak binggung nantinya dan dapat membuat atau mengembangkan usahanya," harap Endy.

Editor
: Andi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Penerbangan Pekanbaru-Melaka Dibuka, Tiga Kali Sepekan
Kebebasan Pers Terancam, PPWI Soroti Sikap Reaktif Oknum LMPI dalam Skandal SMPN 2 Sindangagung
Ketua Komisi I dan II DPRD Inhil Soroti Sikap Tertutup Kades Lubuk Besar Soal Data Lahan Warga
Indonesia Menuju Jurang?
Ratusan Pasien di Puskesmas Simpang Tiga Diperiksa Satu Dokter, Antrean Sampai 3 Jam
Jadi Korban SK Bupati, Guru di Papua Selatan Kirim Surat Terbuka untuk Presiden
komentar
beritaTerbaru