Minggu, 09 Agustus 2026 WIB

Riau Berpotensi Besar Swasembada Pangan

Redaksi - Senin, 03 Februari 2025 17:09 WIB
Riau Berpotensi Besar Swasembada Pangan
Pj Gubri Rahman Hadi saat kegiatan di Jalan Raja Panjang Okura Rumbai.(Foto: ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU – Dengan potensi sumber daya pertanian yang melimpah serta dukungan inovasi teknologi, Riau terus bergerak maju untuk mencapai swasembada pangan nasional. Sehingga itu, Pj Gubernur Riau, Rahman Hadi, menegaskan komitmennya dalam meningkatkan produksi pangan strategis di bumi lancang kuning.

Dikatakan, Pemerintah Provinsi Riau telah menjalin kerja sama dengan TNI dan Polri guna meningkatkan produksi padi, baik padi sawah maupun padi gogo. Selain itu, kepolisian juga dilibatkan dalam pengembangan program peningkatan produksi jagung serta pemanfaatan pekarangan untuk pangan bergizi.

"Kami sangat optimistis karena Provinsi Riau memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, sumber daya yang melimpah ditambah dengan inovasi teknologi pertanian yang terus berkembang semakin memperkuat langkah kita untuk meningkatkan produksi pangan strategis. Dalam hal ini kami telah bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk peningkatan produksi padi baik padi sawah maupun padi gogo," kata Pj Gubri Rahman Hadi di Jalan Raja Panjang Okura Rumbai, Pekanbaru, Senin (03/02/2025).

Dijelaskan, sebagai langkah konkret Pemprov Riau telah memulai program swasembada jagung dengan dukungan Polda Riau. Oleh karena itu, ia mengapresiasi inisiatif Kapolda Riau dalam menggagas pemanfaatan lahan jagung yang telah dimulai dengan kick-off program pada 6 November 2024 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Riau.

Baca Juga:

Tak hanya itu saja, selanjutnya Pemprov Riau berencana menandatangani kesepakatan bersama dengan Polda Riau. Hal ini berguna untuk memastikan keberlanjutan program dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

"Ini merupakan langkah luar biasa yang menunjukkan semangat kolaborasi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional," ujarnya.

Baca Juga:

Dijelaskan, Provinsi Riau memiliki lahan baku sawah seluas 59.181 hektare, yang pada tahun 2024 baru mampu memenuhi sekitar 22 persen dari total kebutuhan konsumsi beras di daerah tersebut. Dengan jumlah penduduk mencapai 6,7 juta jiwa, kebutuhan beras diperkirakan terus meningkat hingga mencapai 436 ribu ton.

"Oleh karena itu, kami terus berupaya meningkatkan produksi lokal dan memastikan pasokan pangan yang berkelanjutan," jelas Rahman Hadi.

Selain pengembangan jagung, Pemprov Riau juga berkomitmen memperkuat sektor pertanian melalui intensifikasi dan ekstensifikasi lahan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya pertanian.

Untuk mempercepat pelaksanaan swasembada pangan di Riau, Rahman Hadi meminta dukungan penuh dari Kementerian Pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum, TNI, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta seluruh jajaran pemerintah kabupaten/kota.

"Dengan kerja sama yang solid, kami yakin ketahanan pangan di Provinsi Riau akan tercapai dengan baik dan pada akhirnya mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional," tutupnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dari Perkebunan Petani Jambai Makmur, Polsek Kandis Kembangkan Swasembada Pangan Nasional
Kapolsek Kandis Turun Bersama Petani, Rawat Tanaman untuk Menjaga Ketahanan Pangan
Bhabinkamtibmas Aipda Janseng Temui Petani Tumpang Sari, Bahas Peningkatan Produktivitas Pangan
Polri Hadir Bersama Petani, Swasembada Pangan Semakin Nyata di Kandis
Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah
Dukung Swasembada Pangan, Bupati Herman Ikuti Rakornas Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan
komentar
beritaTerbaru