Upaya Evakuasi Harimau di Pulau Burung Inhil, BBKSDA Kirim Box Trap ke Desa Danai
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya evakuasi Harimau Sumatera yang beberapa pekan ini meresahkan warga Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung Kabu
Peristiwa
Abdul Wahid dan rombongan bahkan mencoba langsung penerbangan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan konektivitas antarwilayah di Provinsi Riau. Pesawat yang ditumpanginya lepas landas dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pukul 07:00 WIB dan mendarat di Bandara Japura, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu pukul 07:30 WIB.
Rute ini memiliki jadwal penerbangan dua kali seminggu, yakni setiap Senin dan Jumat. Penerbangan dari Pekanbaru berangkat pukul 07.00 WIB dan tiba di Rengat pukul 07.30 WIB, sedangkan penerbangan dari Rengat berangkat pukul 08.00 WIB dan tiba di Pekanbaru pukul 08.30 WIB.
Baca Juga:
Dalam sambutannya, Wahid mengapresiasi adanya penerbangan ini karena dinilai mampu mempercepat mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi barang dan jasa.
"Kami mengucapkan terima kasih atas diterbangkannya rute Pekanbaru-Rengat. Ini luar biasa untuk meningkatkan arus barang dan orang, terutama konektivitas udara," ujar Wahid.
Baca Juga:
Ia juga menyoroti pentingnya alternatif transportasi udara. Terutama ketika jalur darat terhambat akibat bencana atau faktor lainnya. Dengan adanya penerbangan ini, perjalanan yang sebelumnya memakan waktu lebih dari empat jam kini dapat ditempuh hanya dalam 30 menit.
"Kita ingin konektivitas ini lancar, terkadang sebab jalan putus akibat bencana kita tidak bisa beraktifitas, tetapi jika ada konektivitas pilhan-pilihan transportasi seperti melalui udara, jadi bisa tidak terhambat lagi," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peningkatan konektivitas udara ini juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, semakin banyak orang yang berkunjung ke Riau, maka perputaran ekonomi akan semakin cepat. Selain itu, efisiensi perjalanan juga menjadi faktor utama dalam mendukung aktivitas bisnis dan pariwisata.
"Kemudian juga, jika orang makin banyak berkunjung ke Riau tentu ekonomi makin berputar, kemudian memotong rentang kendali yang terlalu panjang. Seharusnya ke Rengat menghabiskan waktu 4 jam lebih, tadi kami hanya setengah jam, jadi waktu makin singkat, operasional juga murah. Dengan semakin minimnya biaya, jadi nilai ekonominya makin tinggi," pungkasnya.
Dengan adanya rute baru Pekanbaru-Rengat ini, diharapkan semakin banyak wilayah di Riau yang memiliki akses transportasi udara yang lebih baik. Ke depannya, Pemprov Riau akan terus mendorong berbagai inovasi dan kerja sama demi meningkatkan infrastruktur transportasi di daerah ini.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya evakuasi Harimau Sumatera yang beberapa pekan ini meresahkan warga Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung Kabu
Peristiwa
Apel Siaga Karhutla 2026, Kapolda Riau Tekankan Kolaborasi PolriTNIPemda
Lingkungan
Menaker Yassierli Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Diskon Iuran JKKJKM 50 Persen
TNI/Polri
Polsek Kandis Dampingi Petani, Merawat Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, memperkuat jumlah pe
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Gelombang keresahan merayap di sepanjang bentangan kebun kelapa Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Daerah yang
Ekbis
kabarmelayu.com,JAYAPURA Semangat nasionalisme kembali berkobar di tanah Papua yang kaya akan sejarah dan keindahan alam, Gunung Cycloop S
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Momentum peringatan Hari Jadi ke69 Provinsi Riau dimaknai dengan penuh keberkahan melalui peresmian Rumah Sin
Sosial
Bakar Ranting untuk Usir Nyamuk, Lahan 1,5 Hektare di Inhu Malah Terbakar, Pensiunan Diamankan Polisi
Peristiwa