Kamis, 11 Juni 2026 WIB

Terbengkalai Belasan Tahun, Stadion Utama Riau Disulap Jadi Kawasan Bisnis

Redaksi - Kamis, 19 Juni 2025 14:09 WIB
Terbengkalai Belasan Tahun, Stadion Utama Riau Disulap Jadi Kawasan Bisnis
Gubernur Riau Abdul Wahid memberikan pemaparan informasi seputar Stadion Utama Riau.(Foto: Ist)
PEKANBARU - Stadion Utama Riau yang megah di Jalan Naga Sakti, Pekanbaru, lama terbengkalai. Sejak diresmikan dan digunakan dalam perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII pada 2012 lalu, stadion ini nyaris tidak lagi difungsikan secara optimal.

Kondisi itu kini akan segera berubah. Gubernur Riau Abdul Wahid bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Roberth Rouw dan anggota Komisi V DPR RI, Syahrul Aidi Maazat melakukan kunjungan kerja ke lokasi stadion, pada Kamis, (19/6/2025), untuk melihat langsung kondisinya dan membahas rencana besar yang akan diterapkan.

Kunjungan ini menjadi langkah awal yang konkret dalam menyusun rencana besar untuk menghidupkan kembali Stadion Utama dan menjadikannya sebagai pusat pertumbuhan baru di ibu kota Provinsi Riau.

Baca Juga:

"Selama ini stadion ini baru digunakan dua kali untuk event besar, yaitu saat pertandingan Indonesia melawan Singapura dan saat PON 2012 lalu. Selebihnya belum dimanfaatkan secara optimal dan tidak terawat," kata Abdul Wahid.

Melalui kunjungan ini, Pemprov Riau ingin mengubah wajah stadion menjadi lebih hidup dan produktif. Gubernur menyampaikan rencana pengembangan stadion menjadi kawasan bisnis dan industri olahraga, dengan dukungan dari Komisi V DPR RI dan Kementerian PUPR.

Baca Juga:

"Kami ingin stadion ini tidak hanya menjadi venue olahraga, tapi juga kawasan bisnis yang hidup. Karena olahraga harus masuk dalam dunia industri agar bisa memberi nilai dan arti yang nyata bagi pembangunan daerah," ujarnya.

Menurutnya, lokasi stadion sangat strategis. Apalagi di kawasan sekitar kini tengah dibangun rumah sakit jantung dan otak, yang diyakini akan menjadi daya tarik baru.

"Kita ingin Stadion Utama Riau ini fungsional terlebih dahulu, sambil berjalan nanti baru dibuat skala bisnisnya," terang Wahid.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw menyambut baik gagasan tersebut. Ia menilai, stadion yang sudah lama terbengkalai itu memang perlu diberdayakan kembali agar tidak menjadi beban, melainkan aset bagi masyarakat.

"Kami datang untuk mendukung upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya ya bagaimana merubah stadion yang megah, namun terbengkalai ini agar dapat diberdayakan kembali," katanya.

Ia sepakat bahwa pendekatan industri dan bisnis penting dalam pengelolaan infrastruktur olahraga. Sebab menurutnya, untuk memajukan dunia olahraga, memerlukan biaya yang besar.

"Kalau olahraga tidak masuk ke dunia bisnis, akan sulit berkembang karena butuh biaya besar. Dengan menjadikannya kawasan bisnis, masyarakat bisa berolahraga sekaligus berekreasi," tutup Robert.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
Program SNT, Pusat Setujui Pembangunan Unit Sekolah Baru di Kulim
SF Hariyanto Ingin Pembangunan Fisik di Sekolah Dilaksanakan OPD Teknis
Pemerataan Infrastruktur, Semenisasi Jalan Lingkungan Pekanbaru Tahun Ini Ditargetkan Lebih dari 20 Kilometer
Bupati Siak Sampaikan Tahniah pada Khataman, Perpisahan, dan Harlah ke-15 Pondok Pesantren Miftahul Qur’an
Agung Nugroho: Perbaikan Jalan Tahun Ini Harus Lampaui 42 Km
komentar
beritaTerbaru