Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

Riau Raih Lagi Prediket Provinsi Layak Anak 2025

Redaksi - Sabtu, 09 Agustus 2025 15:00 WIB
Riau Raih Lagi Prediket Provinsi Layak Anak 2025
Penyerahan penfhargaan Provila dari Menko PMK kepada Gubernur Riau diwakili Kadis P3AP2KB P, Fariza.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Riau kembali ditetapkan sebagai Provinsi Layak Anak Provila) pada Tahun 2025. Penghargaan Provila 2025 ini diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Pratikno dan di terima oleh Gubernur Riau, Abdul Wahid yang di wakili oleh Kepala Dinas P3AP2KB Provinsi Riau, Fariza.

Penyerahan Penghargaan Provinsi dan Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2025 diselenggarakan di Auditorium KH. M. Rasjidi Kemenag RI, Jl. MH. Thamrin No.6 Jakarta Pusat, serta disiarkan juga melalui kanal YouTube KemenPPPA RI.

Selain Provinsi Riau, beberapa daerah di Bumi Lancang Kuning juga berhasil mendapatkan pengakuan sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2025. Adapun beberapa daerah tersebut diantaranya, pertama, Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak 2025 kategori Pratama diberikan kepada Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Selanjutnya, kedua, Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak 2025 kategori Madya yakni Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir (Inhil), Kampar, Kuantan Singingi (Kuansing), Pelalawan, dan Rokan Hulu (Rohul). Ketiga, Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak 2025 kategori Nindiya yaitu Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Indragiri Hulu (Inhu), dan Kepulauan Meranti. Keempat, Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak 2025 kategori Utama yaitu Kabupaten Siak.

Baca Juga:

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam proses evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak sejak tahun 2024 hingga saat ini.

"Perjalanan ini bukanlah hal yang sederhana, melainkan sebuah ikhtiar besar untuk menuntut komitmen kuat, kerja keras tanpa lelah, serta ketelitian tinggi dalam memastikan setiap data yang disajikan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Baca Juga:

Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), kata MenteriArifah, merupakan wujud nyata dari komitmen sebuah daerah dalam membangun sistem yang menjamin terpenuhinya hak-hak anak, serta perlindungan khusus bagi mereka secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.

Lebih dari sekedar label, Kabupaten/Kota Layak Anak juga merupakan pendekatan pembangunan yang holistik, yang mencakup seluruh aspek kehidupan anak, mulai dari hak sipil, peran keluarga, kesehatan, pendidikan, hingga perlindungan bagi anak dalam situasi yang rentan.

Adapun tujuan utama Kabupaten/Kota Layak Anak adalah untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi anak-anak agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Luruskan Informasi, Pengawas dan Tim Ahli Koperasi JMB Tegaskan Pertemuan di Kantor Camat Adalah Rapat Koordinasi
Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Siak Beri Sambutan di Bedah Buku 'Suku Asli Anak Rawa'
Apak Rutiang di Tambang Diduga Cabuli Dua Anak Kandung Sendiri yang Masih di Bawah Umur
Padukan Budaya dan Karakter Muda, Ratusan Anak Riau Warnai Peringatan HAN 2026
Perlindungan Anak Kunci Utama Menuju Indonesia Emas 2045
UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Upacara Peringatan HAN 2026
komentar
beritaTerbaru