Kamis, 25 Juni 2026 WIB

Dari Semua Riau Terberat, DPRD Kembali Paripurnakan Revisi SK RTRW

Harijal - Selasa, 16 Agustus 2016 17:22 WIB
Dari Semua Riau Terberat, DPRD Kembali Paripurnakan Revisi SK RTRW
ist.

PEKANBARU, riaueditor.com - DPRD Riau akan gelar Rapat Paripurna tentang Revisi SK Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi. Sebab dari isi SK diterbitkan ini banyak yang tidak jelas serta ada yang bertentangan dengan kondisi terkini.

"Sementara ini sudah dilakukan pembahasan terhadap revisi SK RTRW tersebut. Dan telah final pada tingkat pembahasanya. Maka, direncanakan pada Kamis pekan ini di paripurnakan. Karena, pembahasan sudah clear semua," ujar Noviwaldy Jusman.

Wakil Ketua DPRD Riau ini menyebutkan, RTRW memang perlu mendesak dirampungkan, karena terdapat perbedaan terkait luasan wilayah RTRW yakni hanya ada seluas 65 ribu hektare yang diakomodir, sementara diketahui Pemprov Riau mengajukan seluas 2,7 juta hektar.

Baca Juga:

"Maka sesuai laporan diterima dari tim Banleg, makanya dijadwal dalam Banmus bahwa nanti akan diselenggarakan Rapat Paripurna pada hariKamis. Dan seketika itu juga dilanjutkan pembentukan Pansus Revisi SK RTRW tersebut disegerakan," imbuhnya.

Diketahui, dari pemaparan Sekretaris Dirjen Tata Ruang, Budi Situmorang, Rabu (15/6) di Hotel Aryaduta Pekanbaru, baru-baru ini mengatakan RTRW Riau terberat se-Indonesia. Namun harus dituntaskan dengan diterbitkannya SK Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Baca Juga:

"Dari semua, memang Riau yang terberat RTRWnya. Dinas Bina Marga tentunya tidak akan berani melaksana pembangunan karena tidak ada payung hukum. Tapi, ini harus dirampungkan, Sebab betapa pentingnya RTRW dalam RPJPD dan RPJMD," katanya. (ria)

SHARE:
beritaTerkait
Unik, Serombongan Debt Collector di Pekanbaru Bawa Bunga dan Berjoget
Akhyar Ilyas Tukangi PSPS Pekanbaru
Buka Muskab Korpri Inhil, Bupati Herman Tekankan Penerapan Manajemen Talenta
LPS Diharapkan Buat Terobosan Baru dalam Pengelolaan Sampah
LAMR Minta Masalah TKD Segera Dituntaskan
Jelang Penetapan RAPBN 2027, Hendry Munief Sinkronisasi Program dengan Dispar dan Disperindag Riau
komentar
beritaTerbaru