Agung Nugroho Jabat Ketua IMI Riau Periode Keempat
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, kembali dipercaya memimpin Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Riau untuk m
Pemerintahan
Setelah lebih dari satu tahun pendampingan, produktivitas padi petani meningkat sekitar sepuluh persen, sekaligus menjadi bukti bahwa penerapan teknologi mampu mendukung penguatan ketahanan pangan daerah.
Capaian tersebut mengemuka pada Panen Raya Padi Gapoktan Mulia Tani binaan BI Provinsi Riau bertema "Panen Raya Petani Modern Menuju Ekonomi Hijau dan Berkelanjutan" di Kampung Jayapura, Kecamatan Bunga Raya, Senin (3/8/2026).
Baca Juga:
Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan peningkatan produktivitas itu tidak terlepas dari kegigihan para petani yang tetap mengelola lahan pertanian di tengah berbagai tantangan, terutama keterbatasan pasokan air.
"Kami mengapresasi bapak-ibu para petani Banyak tantangan yang dihadapi mereka, tetapi petani kita di sini luar biasa, rajin. Petani di Bunga Raya ini bisa dikategorikan sebagai petani sawah tadah hujan karena tidak selamanya air tersedia. Saat musim kemarau, mereka menghadapi keterbatasan air," kata Afni.
Baca Juga:
Di hadapan para petani, Afni menegaskan akan terus mengupayakan dan mencari solusi setiap persoalan yang dihadapi para petani terutama di Bunga Raya. Menurutnya, Bunga Raya merupakan sentra pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Siak.
Menurut Afni, Kecamatan Bungaraya memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra produksi pangan di Kabupaten Siak. Kawasan tersebut memiliki hamparan sawah sekitar 3.000 hektare dalam satu kawasan, dengan indeks pertanaman (IP) yang kini telah mencapai sekitar 2,5 kali tanam dalam setahun.
Ia menilai penerapan teknologi melalui smart farming menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Namun, teknologi hanya akan memberikan hasil optimal apabila didukung oleh semangat dan kerja keras para petani.
"Teknologi ini sifatnya membantu, tetapi kalau petaninya pemalas tetap saja tidak ada gunanya. Jadi kembali kepada manusianya. Kalau petaninya sudah rajin dan gigih seperti petani Bunga Raya, kemudian didukung teknologi, pasokan air yang baik, dan pupuk yang tersedia, saya yakin Bungaraya akan menjadi jauh lebih luar biasa dari yang kita lihat hari ini," ujarnya.
Afni berharap keberhasilan yang ditunjukkan Gapoktan Mulia Tani tidak berhenti pada satu kawasan percontohan, tetapi dapat direplikasi ke seluruh wilayah Bunga Raya sehingga mampu menjadi model pengembangan pertanian modern di Kabupaten Siak.
"Saya harapkan kegiatan hari ini bukan hanya soal bulir-bulir padi yang kita panen, tetapi menjadi bukti hasil kerja keras bersama. Kalau semua pihak berkolaborasi membantu petani, saya yakin Bunga Raya bukan hanya memiliki satu demplot, tetapi satu kecamatan ini bisa menjadi contoh," katanya.

Sementara itu, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Panji Ahmad mengatakan pendampingan smart farming yang dilakukan selama lebih dari satu tahun mulai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan hasil panen.
"Alhamdulillah, dalam kurun waktu lebih dari satu tahun, program tersebut mulai menunjukkan hasil secara nyata. Dampak positifnya tercermin dari peningkatan produktivitas sekitar sepuluh persen," ujar Panji.
Ia menjelaskan, pendampingan dilakukan melalui penerapan teknologi pertanian yang lebih presisi, mulai dari penggunaan benih unggul, pemupukan sesuai kebutuhan tanaman, pengendalian hama dan penyakit secara efektif, hingga pemanfaatan alat dan mesin pertanian modern. Seluruh pendekatan tersebut juga diarahkan untuk mendukung praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Ketua Gapoktan Mulia Tani, Yanto Sukanto mengatakan panen raya tahun ini merupakan panen kedua sejak kelompok tani tersebut menerapkan sistem smart farming bersama Bank Indonesia Provinsi Riau.
"Bagi kami para petani, panen raya bukan sekadar memanen hasil tanaman, tetapi menjadi puncak dari perjuangan panjang. Bersama Bank Indonesia kami menerapkan teknologi tepat guna, seperti penggunaan benih unggul berkualitas, pengendalian hama dan penyakit secara efektif, penggunaan alat dan mesin pertanian modern, hingga teknik pemupukan yang lebih terukur," kata Yanto.
Keberhasilan program smart farming di Bunga Raya diharapkan menjadi contoh pengembangan pertanian modern di Provinsi Riau. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan petani dinilai menjadi fondasi penting dalam meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, serta mewujudkan sektor pertanian yang lebih efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan.(Inf/Siak)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, kembali dipercaya memimpin Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Riau untuk m
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau bersama Polres jajaran mengungkap 22 kasus penyalahgunaan serta pe
Hukrim
Melalui Program Quick Wins Kapolri, Ditreskrimsus Polda Riau Gencarkan Edukasi Antikejahatan Digital
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan program bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru yang telah d
Pemerintahan
AKP Noki Loviko Bikin Pengedar Narkoba KetarKetir, Empat Orang Diringkus
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Usai menggelar kegiatan pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 20262027 pada Kamis, 22 Okto
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menggesa pengerjaan Simpang MTQ, Kota Pekanbaru. Mereka bukan cuma menyi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, mengonfirmasi temuan jejak Harimau Sumatra (Pant
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya memastikan masyarakat mendapat Bahan Bakar Minyak (BBM) sesuai
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Tantawi Jauhari memimpin apel Senin pagi gabungan di
Pemerintahan