Greenpeace Bentangkan Spanduk Raksasa di Bundaran HI: Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah
kabarmelayu.com,JAKARTA Organisasi masyarakat yang fokus kepada isu lingkungan, Greenpeace, membentangkan spanduk berukuran besar di Monum
Peristiwa
Langkah ini penting untuk mencegah pergesekan saat melakukan penertiban dan menangani gangguan ketertiban umum.
Pesan tersebut disampaikan Markarius saat membuka Pendidikan Dasar (Diksar) Satpol PP Kota Pekanbaru, Senin (19/10/2026).
Ia menegaskan, dinamika sosial di perkotaan menuntut personel Satpol PP mampu bertindak tegas tanpa mengabaikan pendekatan humanis.
"Mereka harus persuasif dan humanis. Jangan sampai terjadi pergesekan saat bertugas di lapangan," kata Markarius.
Baca Juga:
Selain mengedepankan pendekatan humanis, Markarius meminta personel Satpol PP merespons cepat setiap laporan masyarakat terkait gangguan ketertiban umum. Terlebih, Satpol PP juga tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112.
"Personel Satpol PP Kota Pekanbaru harus merespons cepat, terutama laporan terkait gangguan ketertiban umum, seperti pekat," ujarnya.
Baca Juga:
Wawako Markarius juga menekankan pentingnya pemahaman personel terhadap tugas dan fungsi, termasuk peraturan daerah (perda) serta peraturan kepala daerah. Pemahaman tersebut diperlukan agar setiap tindakan penertiban memiliki dasar hukum yang jelas dan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Jadi saat menjalankan tugas mengikuti aturan yang berlaku," terangnya.
Ia berharap pelaksanaan diksar tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Satpol PP, tetapi juga membentuk personel yang profesional, berintegritas, dan mampu menjalankan tugas secara proporsional di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto, mengatakan diksar menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan profesionalisme personel, terutama dalam menerapkan pendekatan humanis saat menindak pelanggaran perda.
Menurutnya, kemampuan personel dalam menjalankan prosedur penertiban secara tepat sangat diperlukan agar penegakan aturan dapat berjalan efektif tanpa memicu pergesekan di lapangan.
"Jadi kita mendorong para personel humanis dalam menindak pelanggaran perda yang ada," ungkapnya.
Desheriyanto mengungkapkan, saat ini baru 40 personel Satpol PP Kota Pekanbaru yang telah mengikuti diksar. Sementara itu, masih ada 180 personel yang belum mendapatkan pendidikan dasar tersebut.
Ia menyebutkan, personel yang belum mengikuti diksar akan mendapatkan kesempatan secara bertahap dengan menyesuaikan dukungan anggaran yang tersedia.
"Nantinya secara bertahap, para personel bakal menjalani diksar, tentu dengan dukungan anggaran yang ada," pungkasnya.
kabarmelayu.com,JAKARTA Organisasi masyarakat yang fokus kepada isu lingkungan, Greenpeace, membentangkan spanduk berukuran besar di Monum
Peristiwa
kabarmelayu.com,BENGKALIS Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, menyambut kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau I Dewa Gede Wira
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, memimpin Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan Bulan September Tahun Anggar
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, mengingatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah pusat diminta mengembalikan alokasi dana transfer ke daerah secara proporsional bagi daerah penghasil
Parlemen
Sambut 75 Tahun Humas Polri, Polda Riau Gelar Aksi Donor Darah, Wujud Nyata Bersama Masyarakat
Sosial
Antisipasi Unjuk Rasa, Kapolda Riau Tekankan Pengamanan Humanis dan Profesional
Hukrim
UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota melaksanakan Gelar Karya (Bazar) Tema Kewirausahaan, Se
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kapolda Riau Irjen Pol. Arman Achdiat, S.I.K., M.Si mengajak Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) bersinergi dalam me
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 13.850 warga terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Aku
Kesehatan