Rabu, 19 Agustus 2026 WIB

DPT Pilkades Bengkalis, Kalahkan DPT Pilkada Meranti

Harijal - Sabtu, 08 Juli 2017 19:25 WIB
DPT Pilkades Bengkalis, Kalahkan DPT Pilkada Meranti
ilustrasi

BENGKALIS, kabarmelayu.com - Jumlah pemilih sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang I Tahun 2017-2023 di Kabupaten Bengkalis yang akan digelar Selasa (11/7/2017) mendatang, sebanyak 151.818 pemilih.
 
Jumlah pemilih pada Pilkades Serentak Gelombang I di Kabupaten Bengkalis ini, ternyata mengalahkan DPT Pemilihan Kepala Daerah tahun 2015 di Kabupaten Kepulauan Meranti.
 
Pasalnya, berdasarkan rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (2/10/2015), untuk DPT Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti tahun 2015, jumlah hanya 140.045 pemilih.
 
151.818 tersebut, menurut data di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bengkalis, akan memberikan suara di 493 Tempat Pemungutan Suara di 93 desa yang menggelar Pilkades Serentak Gelombang I.
 
Adapun calon yang akan mengikuti Pilkades Serentak tersebut sebanyak 378 orang. Terdiri dari 374 calon laki-laki (98,94 persen) dan 4 perempuan (1,06 persen).
 
Secara rinci DPT Pilkades Serentak Gelombang I di Kabupaten Bengkalis untuk masing-masing kecamatan adalah Kecamatan Bengkalis (25.260 pemilih), Bantan (23.274), Mandau (2.489), Bathin Solapan (43.816), dan Rupat (7.831).
 
Kemudian, Kecamatan Rupat Utara (3.411), Bandar Laksamana (2.628), Bukit Batu (7.892), Talang Muandau (7.603), Pinggir (15.883) dan Siak Kecil (11.731). (ptr/der)

SHARE:
beritaTerkait
Wujudkan Kebersamaan HUT RI e-81, UPT SMP Negeri 1 Bangkinang kota Gelar Aneka Lomba untuk Guru dan Siswa
RUU Kawasan Industri Didorong Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
BPBDPK Riau akan Gelar Rakor Tingkat Provinsi
Wakapolda Riau: Operasi Kuantan Merah Putih Presisi Ungkap Aktivitas PETI hingga Pemilik dan Pemodal
Hari Pramuka ke-65, 24 Insan Pramuka Riau Terima Lencana Kehormatan
Dispusip Siak Usulkan 'Syair Raja Siak' Sebagai IKON 2026 ke Perpusnas RI
komentar
beritaTerbaru