Rabu, 19 Agustus 2026 WIB

9 Kecamatan Di Kampar Dinilai Layak Bangun Pasar Modern

Harijal - Kamis, 19 Oktober 2017 18:04 WIB
9 Kecamatan Di Kampar Dinilai Layak Bangun Pasar Modern
sy/rec

BANGKINANG, kabarmelayu.com - Sembilan dari 20 Kecamatan di Kabupaten Kampar dengan 13 titik memiliki kelayakan untuk dibangun lokasi pasar modern.

Hal ini mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 70/MDAG/PER/12/2003, tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, papar Hendro pada rapat hasil kajian rencana pembangunan pasar modern di Kabupaten Kampar di ruang rapat lantai III kantor Bupati Kampar, Kamis (18/10/2017).

"Kajian ini dilakukan dengan sangat hati-hati agar keberadaan pasar modern di Kabupaten Kampar tidak membuat pasar tradisional mati," ujar Hendro didampingi tim kajian dari Universitas Riau.

Baca Juga:

Sementara itu, Wakil Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto mewakili Bupati Kampar, saat membuka rapat hasil kajian rencana pembangunan pasar modern di Kabupaten Kampar yang diikuti oleh kepala OPD dan Camat se kabupaten Kampar menjelaskan, bahwa pemerintah daerah menginginkan studi kelayakan atau kajian tentang adanya pasar modern.

Seiring berjalannya waktu Kabupaten Kampar akan semakin terbuka dalam hal ekonomi dan selama ini telah berlangsung transaksi ekonomi walaupun dengan cara tradisional, kata Catur.

Baca Juga:

"Pembangunan pasar modern diharapkan tidak menyingkirkan pelaku usaha tradisional atau pedagang kecil, bahkan sebaliknya," ujarnya.

Dijelaskan Catur, rencana pembangunan pasar modern guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kampar melakukan kerjasama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Riau agar terbuka pintu usaha di sektor ekonomi seluas-luasnya bagi masyarakat dan para investor. Kegiatan ini sejalan dengan program 3I yakni Infrastruktur, Investasi dan Industri.

Pemerintah Kabupaten Kampar, terus mendorong dan menjembatani adanya kerjasama antara pengusaha toko modern dan pengusaha kecil, yang bertujuan agar budaya lokal tetap terjaga dengan baik, ucap Catur. (Sy/rec)

SHARE:
beritaTerkait
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
UPT SDN 011 Desa Baru Gelar Kegiatan Kemeriahan Perayaaan HUT RI ke-81
Wujudkan Kebersamaan HUT RI Ke-81, UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Aneka Lomba untuk Guru dan Siswa
RUU Kawasan Industri Didorong Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
BPBDPK Riau akan Gelar Rakor Tingkat Provinsi
Wakapolda Riau: Operasi Kuantan Merah Putih Presisi Ungkap Aktivitas PETI hingga Pemilik dan Pemodal
komentar
beritaTerbaru