Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
kabarmelayu.com,PEKANBARU Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Riau belum juga menemuk
Parlemen
BANGKINANG, kabarmelayu.com - Acara Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Kepala Desa se Kabupaten Kampar di Taman Rekreasi Stanum Bangkinang, tanggal 20 hingga 24 Oktober 2017 menimbulkan pertanyaan.
Dalam acara pembukaan hanya dihadiri 8 orang Kepala Desa (Kades). Kendati demikian tetap dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar diwakili staf ahli Bupati Kampar, Zamzami.
Diketahui, kegiatan itu difasilitasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kampar.
Baca Juga:
Adapun Kades yang hadir diacara pembukaan antara lain, Kepala Desa Gading Sari, Bangkinang Kota, Kuok, Empat Balai, Silam, Tanjung Alai, Lereng, Buluh Nipis dan Sekdes Buluh Nipis.
Sebelum memberikan sambutan dan membuka secara resmi kegiatan Bimtek, Zamzami sempat mempertanyakan kehadiran Kades.
Baca Juga:
Namun Zamzami tetap memberikan motivasi kepada peserta Bimtek dan berharap peserta Bimtek terus bertambah.
Kepala DPMD Kabupaten Kampar, Ranayus dalam laporannya menyampaikan, bahwa direncanakan peserta Bimtek 100 orang lebih.
Dalam kegiatan Bimtek ini juga akan membicarakan kegiatan study banding ke Gresik Surabaya Jawa Timur.
Ranayus sangat menyayangkan ketidakhadiran Kepala Desa dan Perangkat Desa. Sebab dalam Bimtek diberikan pemahaman dalam pengelolaan Dana Desa.
“Kita hanya memfasilitasi, pengelolaan anggaran kan mereka. Mau ikut atau tidak itu urusan mereka,” ujar Ranayus kepada awak media via selulernya, Sabtu (21/10/2017)
Pihak DPMD memang tidak punya kewenangan mewajibkan Kepala Desa mengikuti kegiatan Bimtek. Anggaran yang dipakai dalam kegiatan Bimtek itu juga merupakan anggaran Desa itu sendiri, ucapnya.
Pernah diberitakan, Bimtek Kades di Kampar menuai pro dan kontra ditengah masyarakat. Karena dianggap pemborosan anggaran.
Sementara itu, Ketua Forum Kepala Desa se-Kabupaten Kampar, Ulul Azmi, SH, MH angkat bicara terkait permasalahan ini.
Menurutnya, Bimtek yang difasilitasi oleh Dinas PMD itu dibuat secara sepihak tanpa berkoordinasi dengan para Kepala Desa.
“Kami para Kepala Desa bukan tak mengindahkan intruksi Bupati untuk tempat pelaksanaan Bimtek. Kami para Kepala Desa memiliki alasan-alasan tertentu untuk tidak mengikuti kegiatan Bimtek tersebut,” ujar Ulul Azmi kepada auramedia melalui via selulernya, Sabtu (21/10/17).
Kepala Desa Parit Baru itu menjelaskan, sebagian Kepala Desa tidak mau ikut kegiatan Bimtek disebabkan lembaga yang melaksanakan sekarang adalah lembaga yang menelantarkan Kepala Desa di Bandung dan BPD di Lombok pada kegiatan Bimtek sebelumnya. Dan sebagian Desa saat ini lagi berkonsentrasi menghadapi Pilkades.
”Jadi, bukan titak mengindahkan arahan Pak Bupati. Dalam hal ini Pak Bupati tidak pernah melakukan undangan ataupun surat tertulis kepada Kepala Desa. Hanya DPMD yang membuat surat Rakor yang intinya Bimtek dan rakor yang sudah dilaksanakan pada hari Selasa kemaren, tidak menghasilkan keputusan apapun,” jelas Ulul Azmi.
Melalui media, Ia meyampaikan agar Dinas PMD jangan lagi melakukan intimidasi terhadap Kepala Desa. Ini salah satu alasan Kepala Desa tak ikut Bimtek.
"Kami pengen tidak diintimudasi lagi, jangan digertak-gertak, jangan ditelpon-telpon oleh oknum dinas karena kami Kepala Desa ingin fokus bekerja dan tenang. Sebab pengawasan sudah tertuju kepada Kepala Desa,” bebernya.
Alasan kami selanjutnya adalah pada tahun 2016 Alokasi Dana Desa di Kampar belum cair 30%. Kok ada lagi Bimtek yang difasilitasi oleh DPMD ini, kok Bimtek yang disuruh cepat-cepat, dana aja belum cair, kesalnya.
Ia menjelaskan, sebagian Kepala Desa merasa tertekan sebab dana belum cair tapi sudah disuruh Bimtek. "Biarkan kami bekerja dengan benar dan tenang agar bisa membantu Pak Bupati untuk mengejar ketertinggalan daerah kita ini," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan Bimtek yang diadakan juga terkesan asal-asalan dan terburu-buru, sebab Kabupaten Kampar saat ini sedang terfokus mensukseskan agenda Porprov. “Kami, Kepala Desa se-Kabupaten Kampar sudah komit untuk melakukan Bimtek dan Studi Banding usai pelaksanaan Porprov,” tutup Ulul Azmi. (Sy/rec)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Riau belum juga menemuk
Parlemen
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 011 Desa Baru Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, menggelar kegiatan kemeriahan HU
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, UPT SMP Negeri 1 Bangkinang K
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan (Dapil) Riau I, Hendry Munief, mendorong agar Rancangan
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Penanggulangan dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Provinsi Riau akan menggelar rapat koordinasi (rakor) bers
Pemerintahan
Wakapolda Riau Operasi Kuantan Merah Putih Presisi Ungkap Aktivitas PETI hingga Pemilik dan Pemodal
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pengabdian para anggota dewasa Gerakan Pramuka di Provinsi Riau mendapat penghormatan pada peringatan Hari Pra
Pendidikan
Dispusip Siak Usulkan &039Syair Raja Siak&039 Sebagai IKON 2026 ke Perpusnas RI
Pemerintahan
Berperan Sukseskan Tim Ekspedisi Merah Putih, Kapolsek Teluk Meranti dan Masyarakat Dapat Piagam Penghargaan pada Momen HUT RI
Pemerintahan
Satreskrim Polres Pelalawan Ungkap Kasus Galian C Ilegal di Kerumutan
Hukrim