Kebun Negara Dijarah, Mitra PT Agrinas Palma Nusantara Tempuh Jalur Hukum
kabarmelayu.com,INHIL Kebun Negara berstatus 110B,milik PT. Agrinas Palma Nusantara KSO PT. Citra Mutiara Bumi Riau, diduga dijarah oleh
Peristiwa
PEKANBARU - Saat bertemu dengan tim Komisi IV DPR RI, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Syah Harrofie memaparkan beberapa kendala yang dihadapi tim satuan tugas (satgas) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lapangan.
Ia menjelaskan, permasalahan yang sering dihadapi tim di lapangan yaitu daerah kebakaran yang sulit dicapai karena medannya tidak bisa dijangkau oleh pemadam. Selain itu, Ahmad Syah Harrofie menyebutkan bahwa sumber air di lokasi kejadian karhutla kebanyakan mengering akibat kemarau.
"Lokasi kebakarannya sangat jauh jadi susah dijangkau, curah hujan juga berkurang membuat api sulit dipadamkan," katanya, Kamis (07/11) saat menghadiri rapat dengan Komisi IV DPR RI di Ruang Rapat Kenanga Kantor Gubernur Riau.
Baca Juga:
Ahmad Syah menambahkan, sebagian lahan yang terbakar di Riau lahan gambut ditambah kurangnya alat pemadaman membuat api dengan cepat menyebar dan sulit dipadamkan.
"Kendala ini terjadi begitu saja di lapangan, kita sudah berusaha untuk mengatasinya," terang mantan Kadis Kominfo ini.
Baca Juga:
Sementara itu, ia juga menuturkan kedepannya telah mempersiapkan beberapa langkah untuk mencegah bencana serupa terjadi kembali, dengan melakukan berbagai langkah-langkah yang telah diperhitungkan dengan teliti dan cermat.
"Restorasi gambut akan ditingkatkan, pembuatan embung, pemberdayaan perekonomian masyarakat, penambahan alat pemadam serta permohonan bantuan alat berat ke pusat," katanya.
Di lain pihak, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI G. Budisatrio Djiwandono menuturkan akan membantu Riau dan provinsi lainnya untuk menangani karhutla supaya tidak terjadi lagi. Pihaknya akan memperjuangkan kebutuhan Riau dalam memberantas bencana akibat manusia ini.
"Silahkan listkan kebutuhan Riau dalam menangani karhutla, kami akan memperjuangkan dengan semampu kami di pusat," ucapnya. (mcr)
kabarmelayu.com,INHIL Kebun Negara berstatus 110B,milik PT. Agrinas Palma Nusantara KSO PT. Citra Mutiara Bumi Riau, diduga dijarah oleh
Peristiwa
Ternyata, Seseorang Bisa Dinyatakan Positif Narkoba Setelah Terpapar Asap Ganja
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan terus melakukan oper
Lingkungan
Progres capai 21 persen, Anggota koramil 05/RM dan warga kebut pengecoran Jembatan Gantung Bangko Pusaka
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim gabungan hingga saat ini masih melakukan pemadaman Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Riau
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Dalam semangat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, PT. Agrinas Palma Nusantara Mitra KSO PT. Citra Mutiar
Sosial
Personel Polsek Teluk Meranti Cek Ketahanan Pangan, Ada Jagung, Semangka dan Cabai
TNI/Polri
kabarmelayu.com,INHIL Narasi membela warga dan menuding negara merampas kebun masyarakat kini mulai menuai sorotan tajam. Pasalnya, di t
Sosial
kabarmelayu.com,ROHIL Di lapangan yang sama, tanpa sekat dan jarak, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) kelas IIA Bagansiapiapi, Agus
Sosial
Kemnaker Sertifikasi Kompetensi Perkuat Daya Saing Lulusan Magang
Ekbis