Kamis, 06 Agustus 2026 WIB

Kapolda Riau Zulkarnain "Stand up Comedy" di Selatpanjang

Harijal - Jumat, 14 Oktober 2016 23:20 WIB
Kapolda Riau Zulkarnain "Stand up Comedy" di Selatpanjang
goriau.com
Saat Brigjen Pol Drs Zulkarnain memberikan sambutan saat malam ramah tamah dengan Pemda Kepulauan Meranti di Selatpanjang

SELATPANJANG, Kabarmelayu.com - Jumat (14/10/2016) malam digelar ramah tamah antara Pemda Kepulauan Meranti dengan rombongan dari Polda Riau. Acara yang digelar di Aula Afifa Jalan Selatpanjang itu dihiasi gelak tawa.

Ada sesuatu hal unik ketika Brigjen Pol Zulkarnain memberikan sambutan. Ketika orang nomor satu di kepolisian daerah Riau itu memberikan sambutan, seolah sedang berada dalam acara salah satu televisi yang dikenal dengan program Stand Up Commedy.

Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara ternyata sangat lucu. Selain lihai berpantun, Zulkarnain juga tak henti-henti mengeluarkan kata-kata dan cerita lucu selama memberikan sambutan.

Baca Juga:

"Tadi Pak Ketua LAM menanyakan mana istri saya, itu (istri, red). Sekarang saya balik nanya, mana istri Pak Ketua LAM?," tanya Zulkarnain kepada H Ridwan Hasan sambil bercanda.

Pertanyaan itu sontak membuat hadiri tertawa lepas.

Baca Juga:

Suasana malam itu terasa sangat hidup dan sangat erat. Seperti sudah lama kenal dengan jenderal bintang satu itu.

Kemudian, Zulkarnain juga menceritakan tentang dirinya. Dikatakan Zulkarnain, selama ia sekolah di Lemhanas, setidaknya ada 404 pantun yang telah ia kumpul dan bacakan dalam beberapa kesempatan. "Kalau mau lihat pantun saya, buka saja web polisiku.net," kata Zulkarnain malam itu.

Zulkarnain juga menjelaskan perihal kedatangannya ke Meranti. Menurut Zulkarnain, hal yang pertama mendorong Ia untuk datang ke Selatpanjang adalah Meranti merupakan daerah jauh dan akses terbatas dari Pekanbaru. Ia juga mengaku kehadirannya untuk meminta maaf atas kasus 25 Agustus 2016 atau Selatpanjang Berdarah.

"Saya selaku anggota polisi ada perasaan bersalah. Ketika anggota polisi melakukan kekerasan kepada sesiapapun, ada pemikiran saya, kenapa itu terjadi," ujar Zulkarnain.

Ditambahkannya, polisi ditakdirkan, difitnahkan, disamping sebagai penegak hukum, Ia juga harus bisa mengayomi melindungi, melayani masyarakat. Kehadiran polisi diharapkan bisa memberi kesejukan, ketenangan dan, kedamaian. "Polisi itu haruslah Rahmatan Lil'alamin," kata Zulkarnain juga.

Selain membuat hadiri tertawa, Zulkarnain juga menunjukkan ketegasannya. Kata Zulkarnain, Ia tidak memberi ampun kepada anggota polisi yang terlibat peredaran narkoba. Kalau terbukti sebagai pengedar, maka sanksi terberat akan dijatuhkan yaitu pemberhentian.

"Kalau ada yang terlihat jadi pengedar narkoba, dihukum lebih 3 bulan, supaya saya bisa memecat dia. Polisi itu sapu, kalau sapunya kotor bagaimana mau membersihkan. Saya tidak main-main, di Maluku Utara, saya pecat 18 orang polisi," beber Zulkarnain menunjukkan ketegasannya.

Usai memberikan sambutan, Zulkarnain juga diminta menyumbangkan sebuah lagu kesayangannya. Waktu itu Zulkarnain menyanyikan lagi berjudul Widuri. Sebelum Zulkarnain bernyanyi, selaku tuan rumah, Bupati Kepulauan Meranti juga menyumbangkan satu lagi berjudul Biarlah Bulan Bicara.

(goriau.com)

 

SHARE:
beritaTerkait
Pemko Pekanbaru Masifkan Sosialisasi Bahaya LGBT dan HIV AIDS Bagi Siswa
Perkuat Kepemimpinan Perempuan, 30 Guru SMA-SMK di Yogyakarta Ikuti Pelatihan Kepemimpinan
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab dan Karang Taruna Desa Senama Nenek Siap Sukseskan Perayaan HUT ke-81
Polsek Kandis Lakukan Pengecekan Rutin Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan
Polisi Tangkap Bos Kayu Asal Pekanbaru, Sita Dua Truk Bermuatan 12 Kubik Ilog
Bicara di Forum IMT-GT, Kapolda Riau: Kerusakan Lingkungan pada Akhirnya Menjadi Ancaman Keamanan
komentar
beritaTerbaru