Senin, 26 Oktober 2026 WIB

Kepsek di Pekanbaru Banyak yang Belum Mengantongi NUKS

Harijal - Selasa, 18 Oktober 2016 21:15 WIB
Kepsek di Pekanbaru Banyak yang Belum Mengantongi NUKS
fin/riaueditor.com
Drs Darisman, Kepala Bidang Dikdasmen Disdik Pekanbaru.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Untuk menjadi seorang Kepala sekolah (Kepsek) wajib mengantongi Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS). Hal ini tertuang dalam  Permendikbud Nomor 28 tahun 2010. Guna memenuhi program tersebut, Lembaga Peningkatan Mutu Pendidikan (LPMP) Riau menggelar pembekalan program Calon Kepsek (Cakep) di aula Dinas Pendidikan (Disdik) kota Pekanbaru, Selasa (18/10/16).

Kepala Bidang Dikdasmen Disdik Pekanbaru, Drs. Darisman ketika dikonfirmasi mengatakan, kegiatan ini oleh para guru SD, SMP, SMA/SMK Negeri dan Swasta se- kota Pekanbaru sebanyak 142 orang.

Ia mengatakan, usai pembekalan ini rencananya akan dilakukan pelatihan selama 4 bulan.

Baca Juga:

“Mereka nantinya akan menjalani pelatihan selama 4 bulan di LPMP. Pelatihan berlangsung selama 300 jam meliputi ujian tertulis. Nantinya juga ada sesi tanya jawab,” ujar Darisman.

Saat ditanya jumlah Kepsek yang sudah mengantongi NUKS sejauh ini, Darisman mengaku banyak.

Baca Juga:

“Kepsek di Pekanbaru banyak yang belum mengantongi NUKS. Makanya program ini kita segerakan sehingga memenuhi standar sebagaimana Permendikbud Nomor 28 tahun 2010,” ucapnya.

Menariknya, Kepala Disdik Pekanbaru Drs Abdul Jamal sebelumnya mengatakan, penetapan kebijakan NUKS di lingkungan Disdik Pekanbaru tidak wajib diurus, karena belum diberlakukan.

“Ini program tidak wajib untuk saat ini,” kata Kadisdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal di Pekanbaru, menanggapi protesnya para kepala sekolah terkait penetapan kebijakan NUKS di wilayah setempat, Kamis.

Sehingga tidak perlu membuat gelisah para kepala sekolah yang bisa menimbulkan polemik dikalangan sekolah di Pekanbaru akibat besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan NUKS senilai Rp10 juta. (rec)

 

SHARE:
beritaTerkait
Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya
Dolfie Rompas Minta Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Klarifikasi Isu Pertemuan dengan Dubes Singapura
Fraksi PKS DPRD Riau Dorong Pembahasan Perda LGBT Disegerakan
Ancam Warga, Pria di Tapung Hulu Lepaskan Tembakan Saat Dikejar Anggota TNI
Diguyur Hujan Sejak Sore, Malam Ini Atmosfer Pekanbaru Kembali Biru
komentar
beritaTerbaru