HUT Polwan Ke-78, Police Woman Goes To School Kunjungi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
MASJID Raya pinggir Kuantan Desa Kota Medan kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu, provinsi Riau merupakan masjid pertama di Desa Kota Medan.
Masjid ini terletak di tebing tinggi tepi sungai Kuantan yang diperkirakan sudah ada sejak zaman nenek moyang masyarakat Kota Medan yang hingga kini masih berdiri kokoh. Beberapa bangunan terlihat sudah banyak direnovasi.
Masjid ini dahulunya beratapkan ijuk, sekarang sudah diganti dengan bahan seng. Bangunan masjid yang semula terletak di tebing sungai Kuantan ini hampir jatuh ke sungai, sekarang sudah direnovasi dan digeser ke darat agar terhindar dari abrasi sungai.
Baca Juga:
Kayu yang digunakan untuk membangun masjid ini merupakan hasil dari gotong-royong masyarakat yang didapat di sungai Sengkilo.
Awal mula berdirinya masjid ini dibangun dari swadaya masyarakat dengan cara bergotong-royong. Sejak kisaran tahun 60-an masjid raya sudah direnovasi.
Baca Juga:
Karena semakin banyak penduduk desa Kota Medan dibangunlah masjid kedua yang lebih besar jauh dari pinggiran sungai Kuantan.
Masjid raya Kota Medan sampai saat ini masih digunakan masyarakat untuk melakukan ibadah keagamaan.
Di samping kanan masjid ini terdapat sebuah makam yang kini menjadi situs sejarah yang dikenal dengan makam Garin yang sudah ada sejak zaman nenek moyang mereka.

Makam Garin
Sebagian masyarakat desa kota medan percaya bahwa makam Garin merupakan makam keramat, sehingga banyak masyarakat berziarah atau bernazar di makam ini agar diabulkan permohonannya berdoa di makam ini.
"Tidak ada makam keramat, orang-orang saja yang menamakannya, yang ada orangnya yang keramat, bukan makamnya. Disebut orang keramat karena beliau tidak basah walau terkena hujan, jadi jangan salah paham," ujar H. Sirajudin orang tetua Desa Kota Medan.
Semasa hidupnya Garin ini sangat menyukai sholawat, ke mana pun pergi sholawat tidak pernah ditinggalkan. Garin ini tidak asli orang Kota Medan, tetapi beliau asli dari desa Baserah. Garin ini meninggal kisaran tahun 40-an. Dahulu, Makam garin ini terletak disamping kanan masjid.
"Makam garin dekat dengan batang jambu biji dan tidak ada lagi, karena sudah jatuh ke air Kuantan, yang ada bukanlah makam garin asli tetapi orang lain. Makam yang disebut makam Garin itu merupakam makam perampok yang kerjanya merampok di laut yang bernama datuk hakim," begitu penuturan H. Sirajudin.(*)
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,TANGERANG Kunjungan ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten, menghasilkan sejumlah catatan penting dar
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi meningkatkan status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) organisasi yang menaungi pemilik atau CEO Media di Indonesia, dan merupakan k
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk program beasiswa m
Pendidikan