Selasa, 25 Agustus 2026 WIB

Membaca Buku, Anak Suku Akit di Pulau Padang Manfaatkan Istirahat Belajar

Harijal - Jumat, 09 Desember 2016 16:05 WIB
Membaca Buku, Anak Suku Akit di Pulau Padang Manfaatkan Istirahat Belajar
net

DUMAI - Mayoritas pelajar di Sekolah Dasar Negeri 17 Tanjung Padang merupakan anak suku akit. Sekolah ini didirikan sejak 1990, melalui swadaya masyarakat yang dibuat dari sebuah gudang beras untuk suku akit. Sekolah ini terletak di Dusun Sungai Labu, Desa Tanjung Padang, Kecamatan Tasik Putri Puyuh, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Seperti diceritakan Regional Project Officer Tanoto Foundation Nurul Hasanah kepada wartawan, untuk lepas dari ketertinggalan pendidikan sekolah yang awalnya swasta kini sudah dinegerikan pada 1999.

"Tujuan awal sekolah ini didirikan untuk menyelamatkan pendidikan suku akit agar tidak terisolir. Luar biasanya, saat istirahat belajar dimanfaatkan untuk membaca buku di perpustakaan yang memang sudah dirombak total dan banyaknya buku bantuan dari Tanoto Fondation," katanya, anak suku akit untuk mencapai sekolah ada yang menempuh dengan berjalan kaki.

Baca Juga:

Guru SDN 17 Tanjung Padang Iswandi mengatakan dalam seminggu hanya empat kali masuk sekolah. Dengan adanya bantuan buku bacaan dari Tanoto Foundation anak suku akit setiap hari masuk sekolah.

"Sekarang ini mereka (anak suku akit) di sini lebih semangat belajar. Melalui buku bacaan mampu menambah ilmu pengetahuan mereka. Karena buku yang ada tidak hanya tulisan, tapi ada gambar yang jadikan membaca semakin mengasyikan," ujarnya.

Baca Juga:


Kepala Sekolah SDN 17 Tanjung Padang Azhar J juga menjelaskan, guru SDN 17 Tanjung Padang telah mendapatkan pelatihan dari Tanoto Foundation bagaimana mengajar tidak membosankan melalui metode yang menyenangkan.

"Contohnya saja, waktu istirahat biasanya digunakan anak-anak untuk bermain. Namun sekarang ini lebih memilih untuk membaca buku di perpustakaan. Saat belajar, anak-anak jadi lebih aktif untuk bertanya, sehingga keingintahuan anak semakin meningkat," ungkapnya.

 


(goriau.com)

 

SHARE:
beritaTerkait
Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Kapolres Pelalawan Pimpin Anev Penanggulangan Bencana Karhutla di Kerumutan
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Keluhkan Jalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing
Luruskan Informasi, Pengawas dan Tim Ahli Koperasi JMB Tegaskan Pertemuan di Kantor Camat Adalah Rapat Koordinasi
Siak Zero Firespot, Bupati Afni Kerahkan Forkopimda hingga PKK Cegah Karhutla
komentar
beritaTerbaru