Prabowo Hadir di Riau, Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau kecewa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
MALANG- Mahasiswa Sosiologi- Fisip-Universitas Muhammadiyah Malang menggelar lomba mewarnai tas blacu di kampung Warna Warni Jodipan, tepatnya di Rt 07, Malang pada hari Minggu (25/12/2016).
Lomba mewarnai tas blacu ini turut mengundang ketua-ketua RT mulai dari RT 06, RT 07, dan RT 09 serta tokoh pemuda, ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) dan ketua RW Jodipan yang sekaligus membuka acara tersebut.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00-12.00 wib ini,terlihat warga sangat antusias. Dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti lomba sekitar 100 orang mulai dari anak-anak dan ibu-ibu baik itu sebagai peserta lomba maupun yang ikut meramaikan kegiatan tersebut.
Baca Juga:
Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan ini menurut ketua Pelaksana, adalah untuk meningkatkan kreatifitas dari masyarakat setempat, dengan jumlah tas blacu yang di warnai sebanyak 50 unit itu, nantinya bisa dijual kepada setiap pengunjung yang datang di kampung wisata warna-warni sehingga tas blacu bisa memiliki nilai ekonomi.
Ketua pelaksana Ibnu Wahab Naqib biasa di sapa Ibnu dalam sambutanya menegaskan, bahwa kegiatan lomba mewarnai tas yang bertemakan "Bersama- sama Mewujudkan Kreatifitas Masyarakat Jodipan" ini, bukan hanya sebatas mewarnai tas saja, harapanya dari tas blacu tersebut bisa di kembangkan oleh masyarakat setempat dan bisa menjadi satu ciri khas yang dapat menghasilkan nilai ekonomi demi menunjang penghasilan pengelolaan kampung wisata KWJ.
Baca Juga:
"Dalam acara ini juga kami mengundang salah satu komunitas yang ada di kota Malang yaitu komunitas tabrak warna yang turut mensupport serta memberikan materinya tentang cara-cara mewarnai yang baik dan benar serta memiliki nilai estetika dari apa yang kita warnai," ujarnya
Materi itu di sampaikan sebelum lombanya berlangsung. Acara penggelaran mewarnai tas blacu inipun berakhir dengan pembacaan hasil pemenang terbaik dalam lomba mewarnai yang di bagi dari tingkat anak-anak dan ibu-ibu.
Perlu di ketahui juga bahwa pelaksanaan kegiatan ini, sebagai bentuk pengaplikasian melalui salah satu mata kuliah Partisipasi Action Riset (PAR) yang menuntut mahasiswa sosiologi untuk turun ke lapangan dengan melakukan pendampingan serta sosial mapping dengan melihat kondisi sosio cultural suatu masyarakat tertentu untuk bisa di berdayakan. ***
(gonews.com)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan dalam kualitas tidak sehat. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (25/8/2026) diprakirakan cukup dinamis. Hujan ringan hingga sedang berpotensi
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Festival Pacu Jalur (FPJ) dalam rangkaian Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 resmi ditutup. Penutupan berlangsung
Budaya
Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumatera Selatan
TNI/Polri
KemnakerJICA Perkuat Kualitas dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang
TNI/Polri
Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Article
Kapolres Pelalawan Pimpin Anev Penanggulangan Bencana Karhutla di Kerumutan
Lingkungan
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga KeluhkanbJalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
Peristiwa
Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing
Lingkungan