Prabowo Hadir di Riau, Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau kecewa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Hingga akhir tahun ini, guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Pekanbaru mengeluhkan belum keluarnya uang transportasi dan sertifikasi yang menjadi hak mereka.
"Sudah tiga bulan kami selaku guru belum menerima uang transportasi dan uang sertifikasi untuk triwulan keempat. Tentu hal ini sangat kami sayangkan terlebih sudah mau memasuki pergantian tahun," ujar salah seorang guru yang tak ingin disebutkan namanya, kepada wartawan, Senin (26/12/2016).
Dia menambahkan, dirinya sangat menyayangkan langkah Pemerintah Kota Pekanbaru yang beberapa tahun belakangan seolah melalaikan hak pengajar di Kota Pekanbaru. Padahal, kata dia, semua aturan yang diminta dan kewajiban seorang guru juga sudah dilakukan.
Baca Juga:
"Untuk mengajar, kami diminta sesuai kebutuhan dan aturan. Tetapi, jika kami sedikit melakukan kesalahan, langsung dipotong uang tunjungan untuk satu bulan penuh," keluhnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Pekanbaru, H Zulkarnain, SE, M.Si, mengatakan bahwa terkait dana sertifikasi guru, uangnya berasal dari pemerintah pusat. Namun, dirinya tidak mengetahui secara pasti apakah uang tersebut sudah dikirim atau belum ke Pemko.
Baca Juga:
"Saya yakin jika uang tersebut sudah diturunkan, maka dana tunjangan dari pusat tersebut pastilah dibayarkan. Tidak mungkin Pemko Pekanbaru berani menahan dana yang sudah menjadi hak guru," katanya.
Politikus PPP itu juga menyarankan untuk langkah terbaik yang harus dilakukan Pemko Pekanbaru saat ini adalah melakukan jemput bola, dan jangan cuma hanya menunggu di daerah saja.
"Ada baiknya Pemko harus berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Terlebih ini sudah akhir tahun. Kan aneh saja kalau tunjangan guru tahun ini belum dibayar hingga tahun 2017," pungkasnya.
(riaupos.co)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan dalam kualitas tidak sehat. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (25/8/2026) diprakirakan cukup dinamis. Hujan ringan hingga sedang berpotensi
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Festival Pacu Jalur (FPJ) dalam rangkaian Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 resmi ditutup. Penutupan berlangsung
Budaya
Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumatera Selatan
TNI/Polri
KemnakerJICA Perkuat Kualitas dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang
TNI/Polri
Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Article
Kapolres Pelalawan Pimpin Anev Penanggulangan Bencana Karhutla di Kerumutan
Lingkungan
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga KeluhkanbJalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
Peristiwa
Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing
Lingkungan