Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi
Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi
Ekbis
Pelatihan yang dilaksanakan di aula UPT SDN 028 Kubang Jaya ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar, H. Zulkifli, S. Pd, M. Pd. Kegiatan diikuti oleh 53 eserta yang keseluruhannya adalah guru dan tendik di sekolah tersebut.
Kepala UPT SDN 028 Kubang Jaya, Eko Yuniansyah, S. Pd saat mengawali kegiatan menyampaikan, pelatihan bagi guru ini perlu diadakan untuk mengasah dan mempertajam kompetensi para tenaga pendidik dalam memahami apa itu Kurikulum Merdeka.
Baca Juga:
Yang pertama sekali perlu difahami, kenapa dan apa tujuan penggantian Kurikulum, yakni dari Kurikulum 2013 (K13) ke Kurikulum Merdeka. Selain itu, tentunya ada hal-hal baru yang perlu diketahui, dan itu akan disampaikan oleh narasumber.

Baca Juga:
Setiap saat, kata kepala sekolah, akan terus ada perubahan dan tantangan di dunia pendidikan, dan hal inilah yang harus dihadapi dan sama-sama berubah dengan terus mengupgrade ilmu dan pengetahuan serta mendalami apa itu Kurikulum Merdeka.
"Semakin banyak kita tahu ilmu pengetahuan hari ini, semakin kita tahu apa kekurangan-kekurangan dan semakin juga kita jngin untuk belajar," kata Eko Yuniansyah.
Eko berpesan kepada para guru agar jangan mau terus berada di zona nyaman, ini adalah tuntutan untuk seorang guru untuk mengubah mindset. Para guru harus terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi diri, dan itu tidak terbatas oleh usia. Para guru jangan mundur dan menyerah dengan tantangan-tantangan baru.
"Ayo sama-sama belajar dan memahami, apa itu Kurikulum Merdeka sebenarnya. Ayo kita hadapi tantangan ini. Semoga ilmu yang didapat hari ini berkah," tutur Eko Yuniansyah.
Pada kegiatan itu, narasumber H. Zulkifli memaparkan apa itu Kurikulum Merdeka yang harus difahami oleh para guru. Yang pertama sekali, kenapa dilakukan perubahan kurikulum dari K13 ke Kurikulum Merdeka. Ada hal-hal yang mendorong kenapa perubahan kurikulum ini menjadi penting.

Guru, sebut Zulkifli, perlu memahami esensi-esensi Kurikulum Merdeka, ini sangat penting sebelum guru melaksanakan pembelajaran kepada anak. Seorang guru harus bisa memberikan pelayanan kepada anak.
Perlu diingat, anak didik dalam satu kelas itu beragam, memiliki kemampuan dan potensi yang berbeda. "Nah, guru harus dapat memberikan pelayanan sesuai yang dibutuhkan, sesuai dengan potensi anak," kata dia.
Disampaikan Zukkifli yang merupakan asesor dan pengawas SMP di Kampar ini, bagi seorang guru yang mengajar dengan Kurikulum Merdeka, ada 8 soft skils yang mutlak harus dimiliki oleh seorang guru dalam pengimplementasian Kurikulum Merdeka.
Pertama yaitu berpusat kepada siswa, menggunakan tes diagnosa, disiplin positif, memahami segitiga restitusi, memahami pembelajaran berdiferensiasi, memahami pembelajaran sosial emosional. Selanjutnya memahami student agency dan terakhir seorang guru bisa melakukan coaching.
"Ini adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh seorang guru," ujar Zulkifli yang juga mantan kepala sekolah ini.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi ini berlangsung serius namun dalam suasana santai. Narasumber juga membuka sesi tanya jawab. Para guru pun juga terlihat antusias mengikuti pelatihan ini.
Sebelumnya, Ketua Kombel Cerdas Bersinar UPT SDN 028 Kubang Jaya, Elnida Sadaria, S. Pd, M. Pd dalam laporannya menyampaikan, ada sebanyak 53 guru dan tendik yang mengikuti pelatihan ini. Kegiatan juga diisi dengan diskusi bersama narasumber.
Kegiatan ini Pelatihan Pemantapan Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru
UPT SDN 028 Kubang Jaya ini merupakan kegiatan pertama sekolah di semester I tahun ajaran 2024-2025.
"Semoga kegiatan ini bermanfaat, menjadi ibadah bagi kita semua," tutur Elnida.(Andi)
Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi
Ekbis
kabarmelayu.com,MERANTI Dr M Taufikurrahman kembali dipercaya menahkodai Pengurus Daerah Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau (PD IKA U
Sosial
kabarmelayu.com,PELALAWAN Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menangkap seorang residivis kasus narkotika berinisial B di Jalan Lintas S
Hukrim
Sebuah ironi kelam menyelimuti dunia penegakan hukum dan hak asasi manusia di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Tegu
Peristiwa
Panglima TNI Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter, dan Berintegritas
TNI/Polri
kabarmelayu.com,SIAK Kepolisian Sektor (Polsek) Kandis melaksanakan proses penyerahan dan pemakaman jenazah tanpa identitas (Mr X) yang
Hukrim
Dalam rangka mendukung program Presiden Republik Indonesia mewujudkan ketahanan pangan nasional, Polsek Kandis melaks
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Nama H. Haris yang disebut dalam laporan dugaan penjarahan buah sawit di lahan negara berstatus 110B yang dikelola
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Setelah 6 tahun menimba ilmu di bangku UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Pekanbaru. Seorang pengendara sepeda m
Peristiwa