Minggu, 14 Juni 2026 WIB

Mohon Maaf, Tak Ada Beasiswa di APBD-P Pekanbaru 2024

Redaksi - Minggu, 11 Agustus 2024 08:44 WIB
Mohon Maaf, Tak Ada Beasiswa di APBD-P Pekanbaru 2024
Ilustrasi.(Foto: Ist)
PEKANBARU - Beasiswa mahasiswa sudah ditutup Pemko Pekanbaru di ujung APBD murni ini. Pemko Pekanbaru tak menganggarkan lagi beasiswa mahasiswa di APBD Perubahan.

"Kami mohon maaf, beasiswa mahasiswa tak dibuka lagi di APBD Perubahan. Jadi tak semuanya bisa dibantu karena anggaran sedikit," kata Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setdako Pekanbaru Tri Sepna Saputra usai upacara HUT ke-67 Riau di lapangan Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya.

Tahun ini, banyak mahasiswa yang mengajukan beasiswa. Pemko Pekanbaru meminta maaf karena pengajuan beasiswa tak dibuka lagi hingga akhir tahun.

Baca Juga:

"Semoga, pemko bisa menganggarkan lebih banyak lagi beasiswa mahasiswa pada tahun-tahun mendatang," ucap Putra.

Diharapkan, beasiswa mahasiswa tak hanya dibuka untuk mahasiswa Diploma III maupun Strata 1. Tapi, beasiswa bagi mahasiswa S2 juga bisa dibuka.

Baca Juga:

"Bagi yang belum dapat beasiswa tahun ini, saya harap bisa memperoleh beasiswa pada tahun mendatang," harap Putra.

Sebelumnya, Pemko Pekanbaru telah mengumumkan mahasiswa dari keluarga tak mampu dan mahasiswa berprestasi yang memperoleh beasiswa. Jumlah mahasiswa yang memperoleh beasiswa mencapai 498 orang tahun ini.

Jumlah mahasiswa yang mengajukan bantuan beasiswa ke pemko mencapai 2.400 orang, tiga kalo lipat dari tahun lalu. Saat ini, Bagian Kesra Setdako sedang mengajukan pencairan beasiswa mahasiswa ini ke BPKAD.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Program SNT, Pusat Setujui Pembangunan Unit Sekolah Baru di Kulim
SF Hariyanto Ingin Pembangunan Fisik di Sekolah Dilaksanakan OPD Teknis
Dorong Pendidikan Vokasi di Daerah,  Pemerintah Diminta Perkuat Beasiswa hingga CSR Industri
Ada Anak Putus Sekolah? Laporkan
UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu Gelar Pentas Seni, Ruang Siswa Kembangkan Minat Bakat
Jika Sekolah Nekat Perpisahan di Hotel, Disdik Siapkan Sanksi
komentar
beritaTerbaru