Prabowo Hadir di Riau, Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau kecewa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Mengawali 2017, para guru honorer atau Guru tidak tetap (GTT) bisa sedikit lega. Pasalnya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru Abdul Jamal, M.Pd memastikan tidak akan ada pemecatan besar-besaran terhadap GTT.
Kepada wartawan, Ahad (1/1/17), Jamal mengaku sudah mendengar informasi para GTT gelisah karena adanya isu pemecatan massal. Disebutkan, pemecatan dilakukan karena Pemko Pekanbaru sedang melakukan perampingan dengan mengurangi pegawai honorer, termasuk guru.
"Saya pastikan bahwa kami (Disdik, red) masih kekurangan banyak guru. Tidak ada itu pemecatan atau pemutusan kontrak," ungkap Jamal meyakinkan.
Baca Juga:
Kabar pemutusan kontrak para guru ini memang membuat gelisah para guru. Sayangnya para guru tidak mendapatkan kejelasan itu secara langsung dari pihak Disdik Pekanbaru. Beberapa guru mencoba mengkonfirmasi langsung ke Disdik namun tidak mendapatkan jawaban pasti.
"Kabar terkait pengurangan guru besar-besaran sudah kami dengar dan sudah kami konfirmasikan tetapi tidak ada jawaban yang jelas dari Disdik. Kabar ini membuat guru honorer sangat gelisah," kata Rini, seorang guru honerer yang mengajar di salah satu SMP negeri.
Baca Juga:
Menurut Rini, pengurangan guru secara besar-besaran tersebut dilakukan pemerintah karena kondisi lemahnya keuangan Pemko Pekanbaru. "Ya bisa jadi ini karena keuangan pemko kan sedang tidak sehat saat ini, makanya guru juga bisa dikurangi untuk mengurangi beban," katanya.
(riaupos.co)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan dalam kualitas tidak sehat. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (25/8/2026) diprakirakan cukup dinamis. Hujan ringan hingga sedang berpotensi
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Festival Pacu Jalur (FPJ) dalam rangkaian Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 resmi ditutup. Penutupan berlangsung
Budaya
Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumatera Selatan
TNI/Polri
KemnakerJICA Perkuat Kualitas dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang
TNI/Polri
Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Article
Kapolres Pelalawan Pimpin Anev Penanggulangan Bencana Karhutla di Kerumutan
Lingkungan
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga KeluhkanbJalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
Peristiwa
Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing
Lingkungan