Selasa, 10 Februari 2026 WIB

UPT SDN 019 Pandau Jaya Manfaatkan IFP untuk Pembelajaran

Andi - Jumat, 09 Januari 2026 15:50 WIB
UPT SDN 019 Pandau Jaya Manfaatkan IFP untuk Pembelajaran
Kepala UPT SDN 019 Pandau Jaya, Suriady.(Foto: Dok)
kabarmelayu.comKAMPAR - Setelah menerima Interactive Flat Panel (IFP) layar lebar bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang merupakan program Presiden RI Prabowo Subianto beberapa waktu lalu, saat ini UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 019 Pandau Jaya telah memanfaatkan IFP tersebut.

Kepala UPT SDN 019 Pandau Jaya, Suriady, S. Pd, M. Si menjelaskan, IFP ini sangat bermanfaat dalam pembelajaran para murid. Para guru juga telah memanfaatkannya untuk pembelajaran.

"Alhamdulillah, keunggulan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan IFP ini membuat para murid lebih antusias, sehingga mereka fokus dan mudah menerima pelajaran yang disampaikan,"ujar Suriady.

Baca Juga:

Karena ukuran IFP yang besar dan berat, untuk menghindari resiko kerusakan, maka saat ini IFP ditempatkan di ruang khusus. Jika guru ingin melaksanakan pembelajaran menggunakan IFP, para murid akan melaksanakan pembelajaran di ruang tersebut.

"Namun tentunya kita sangat berterima kasih atas bantuan ini. Kami yakin, kualitas pembelajaran akan lebih baik dibanding sebelumnya," kata kepala sekolah lagi.

Baca Juga:

Lebih lanjut, Suriady menjelaskan bahwa kehadiran IFP ini merupakan salah satu bagian dari pengembangan teknologi IT di dunia pendidikan. Oleh karenanya, para tenaga pendidikan dan guru harus menguasai teknologi digitalisasi untuk memanfaatkan IFP.

Suriady sendiri sejak lama telah sering menekankan dan mengingatkan kepada para guru agar terus menambah ilmu, mengupgrade diri dan mengembangkan pemahaman terhadap teknologi digital. bahwasanya guru di era digital ini sangat berbeda jauh dengan guru di masa sebelumnya.

"Dan itu mau tak mau harus bisa, tuntutan di era saat ini, guru harus menguasai teknologi, tidak bisa tidak. Bagaimana mau mengajar anak dengan perangkat ini jika guru tidak memahaminya," tegas Suriady.

Guru, ulangnya lagi, wajib menguasai teknologi. Jika tidak bisa, guru harus belajar. Dengan kata lain, tidak ada tawar menawar, tidak bisa tidak.

Terlebih lagi di UPT SDN 019 Pandau Jaya. Perangkat IFP telah disediakan oleh pemerintah, internet dengan koneksi yang baik telah tersedia, demikian pula dengan listrik PLN juga sudah cukup baik dan lancar. Sehingga itu, dapat dikatakan tidak ada lagi kendala untuk penggunaan prangkat IFP tersebut. Hal ini juga harus sangat disyukuri.

Suriady mengakui, satu unit IFP untuk pembelajaran dari Kelas I hingga Kelas VI, kebutuhannya dirasakan masih belum cukup. Namun itu tentunya akan dipenuhi secara bertahap oleh pemerintah.

Selain itu, baru-baru ini sekolah juga telah menerima bantuan satu unit laptop dari Kemendikdasmen yang ditujukan untuk pembelajaran koding. Hal ini tentunya harus menjadi motivasi bagi para guru untuk meningkatkan kemampuan diri agar tercapainya pembelajaran yang berkualitas.

Editor
: Andi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Para Guru UPT SDN 019 Pandau Jaya Ikuti Pelatihan PM
UPT SDN 028 Kubang Jaya Taja Pelatihan PM dan Koding Bagi Guru
Dituntut Beradaptasi dengan Perubahan, Kepala UPT SDN 011 Desa Baru: Guru Harus Keluar dari Zona Nyaman
Revisi UU TNI Profesionalisme Prajurit Hadapi Perkembangan Teknologi
Kapusjianstralitbang TNI Buka Lomba Karya Cipta Teknologi Tahun 2024
Kapusjianstralitbang TNI Buka Lomba Karya Cipta Teknologi Tahun 2024
komentar
beritaTerbaru