Minggu, 30 Agustus 2026 WIB

40 persen Anak Didik Tidak Tertampung di Sekolah Negeri

Harijal - Rabu, 26 Juni 2019 09:43 WIB
40 persen Anak Didik Tidak Tertampung di Sekolah Negeri
Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau, Husaimi Hamidi

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau, salah satunya membidangi masalah Pendidikan, Husaimi Hamidi dengan lantang menyebutkan, masalah penerimaan siswa baru baik untuk tingkat menengah maupun atas permasalahannya pada daya tampung sekolah yang tersedia. Untuk itu pemerintah harus mengejar ketersediaan sekolah yang ada.

"Persoalannya kan tidak tertampung anak didik di sekolah negeri. Jumlah sekolah negeri terbatas, sementara anak didik yang tamat banyak diperkirakan tidak tertampung 40 persen. Mau tidak mau tentu lari ke sekolah swasta, sementara untuk sekolah swasta biayanya cukup besar, tinggi atau sangat mahal. Masuk sekolahnya saja bisa capai belasan juta, belum lagi bulannya yang capai Rp 900 ribu," sebutnya, Selasa (25/06).

Untuk itu menurut politisi PPP ini, pemerintah sudah harus memikirkan masalah ketersediaan sekolah ini. Sesuai dengan kewenangan masing-masing, untuk tingkat sekolah dasar jadi tanggungjawab pemerinah Kabupaten/Kota dan tingkat atas jadi tanggungjawab pemeribtah provinsi. Tidak ada lagi kesenjangan antara sekolah negeri dengan sekolah swasta baik masakah kualitas apalagi mengenai biaya yang begitu mencolok.

Baca Juga:

"Kita kedepan akan mencoba membicarakan masalah ini dengan pihak terkait. Selama inikan sekolah swasta tidak dapat BOSDA, mungkin hal ini bisa juga diberikan atauvdipikirkan untuk diberikan. Begitu juga bantuan lain, sehingga biaya operasional akan jadi murah dan biaya sekolah tidak nahal seperti sekarang," tambahnya sembari menyebutkan salah satu upaya yang akan dilakukan oleh pihaknya. (mcr)

Baca Juga:
SHARE:
beritaTerkait
Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah
Pemkab Bengkalis Usul Pembangunan RSUD Bukit Batu dan Pengembangan Layanan Jantung-Kanker ke Kemenkes
Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap
Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
komentar
beritaTerbaru