Sabtu, 29 Agustus 2026 WIB

Bayi Berusia Enam Bulan Tertular Virus Corona di Jayapura

Harijal - Minggu, 12 April 2020 18:44 WIB
Bayi Berusia Enam Bulan Tertular Virus Corona di Jayapura
(Istockphoto / Simon Dannhauer)
Ilustrasi.

JAKARTA - Seorang bayi perempuan berusia enam bulan positif virus corona di Jayapura, kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Papua dr. Silwanus Sumule seperti yang dikutip dari ANTARA pada Sabtu (11/4) malam.

Silwanus mengatakan bayi tersebut merupakan anak seorang perawat yang sudah dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Wakil Direktur Medis Rumah Sakit Dian Harapan Waena dr. Sugianto Gani mengatakan bayi bersama ibunya kini menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Dian Harapan.

Baca Juga:

Ia mengatakan bahwa bayi itu sebelumnya dirawat di rumah dan pada Minggu pagi dibawa ke Rumah Sakit Dian Harapan Waena untuk menjalani perawatan bersama ibunya.

"Belum diketahui dengan pasti sang ibu terpapar dari siapa karena hasil pemeriksaan terhadap rekan-rekan seruangan di tempatnya bekerja negatif," kata Sugianto.

Baca Juga:

Silwanus mengatakan bahwa sampai saat ini ada lima petugas kesehatan yang terpapar COVID-19 di Jayapura, satu di antaranya sudah sembuh dan empat lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit yang ada di Jayapura.

Empat petugas kesehatan di Jayapura yang masih menjalani perawatan karena terserang virus corona terdiri atas dua perawat, satu dokter, dan satu petugas laboratorium.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, hingga Sabtu (11/4) tercatat ada 3.842 kasus infeksi virus corona di Indonesia.

Sebanyak 327 orang telah meninggal dunia dan 286 orang dinyatakan sembuh.


(ANTARA/CNNIndonesia)

SHARE:
beritaTerkait
Dinkes Bersama KONI Pekanbaru dan PMI Riau Bagikan 2000 Masker ke Pengguna Jalan
Peduli Stunting, Kwarcab Pramuka Pekanbaru Salurkan Bantuan di Senapelan
Karhutla di Tembilahan Menjalar Mendekati Pemukiman Warga
Menhut Soroti Penegakan Hukum Kasus Karhutla di Riau, Jikalahari: Belum Ada Korporasi Tersangka
Menhut Tinjau Pemadaman Karhutla Kerumutan
Ganggu Pembangunan Drainase, Pedagang di Jalan Teratai Diultimatum untuk Pindah
komentar
beritaTerbaru