Minggu, 03 Mei 2026 WIB

Update Corona 6 September: 194.109 Positif, 138.575 Sembuh

Harijal - Minggu, 06 September 2020 19:36 WIB
Update Corona 6 September: 194.109 Positif, 138.575 Sembuh
(CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Kasus positif virus corona di Indonesia telah mencapai 194 ribu lebih per hari ini, Minggu (6/9). Ilustrasi

JAKARTA - Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia mencapai 194.109 orang pada Minggu (6/9). Jumlah ini bertambah 3.444 kasus baru dibanding hari sebelumnya.

Dari jumlah kumulatif tersebut, sebanyak 138.575 orang dinyatakan sembuh dan 8.025 orang lainnya meninggal dunia.

Jumlah pasien sembuh bertambah 2.174 orang, sementara pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah 85 orang.

Baca Juga:

Melihat data dari situs Kementerian Kesehatan, hingga hari ini masih ada 89.701 orang suspek corona. Sementara spesimen yang diperiksa hari ini sebanyak 27.979.

Sehari sebelumnya, Sabtu (5/9), jumlah kasus positif sebesar 190.665 orang sejak awal kasus diumumkan pemerintah 2 Maret lalu. Sebanyak 136.401 orang di antaranya dinyatakan sembuh, sementara 7.940 orang meninggal dunia.

Baca Juga:

Lihat juga: 6 Bulan Corona, Relawan Nilai Pemerintah Belum Transparan
Kasus positif virus corona di Indonesia masih terus bertambah dari hari ke hari. Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa tidak ada wilayah yang aman di Indonesia meski zona hijau sekalipun.

Meski demikian, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pandemi Covid-19 di Indonesia masih relatif terkendali dibandingkan dengan negara lain.

Pernyataan Jokowi ditepis beberapa epidemiolog. Epidemiolog Universitas Airlangga, Windhu Purnomo mengatakan penyebaran virus corona tak terkendali dengan melihat pergerakan kurva selama enam bulan ini.

Menurut Windhu, angka pertambahan kasus positif dan pasien meninggal dunia yang masih tinggi menunjukkan pemerintah belum optimal menekan laju kasus Covid-19 di hulu melalui testing dan penelusuran kontak erat. 

Sementara Epidemiolog Universitas Indonesia Pandu Riono menyarankan pemerintah agar lekas menerapkan lockdown lantaran jumlah kasus sudah lebih dari 180 ribu. Menurutnya, langkah itu tepat jika ingin benar-benar menekan laju penularan virus corona.

Namun, Kementerian Kesehatan menilai tak perlu lagi ada pembatasan sosial berskala besar (PSBB) karena hanya akan memicu resesi ekonomi.

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
komentar
beritaTerbaru