Sabtu, 29 Agustus 2026 WIB

UAS: Dokter Oki Meninggal Syahid

Harijal - Minggu, 13 September 2020 19:28 WIB
UAS: Dokter Oki Meninggal Syahid
istimewa

PEKANBARU - Ucapan belasungkawa turut disampaikan Ustadz Abdul Somad (UAS), atas meninggalnya dokter Oki Alfin, karena Covid-19, Sabtu (12/9/2020) kemarin.

"Kami turut berbelang sungkawa atas meninggalnya dokter Oki Alfin, karena Covid-19," kata UAS, dalam keterangannya.

Dengan kepergian dokter Oki Alfin ini, UAS menyebutkan, ada lima poin pelajaran yang bisa diambil atas kabar duka ini.

Baca Juga:

Pertama kata UAS, kematian dokter Oki menyadarkan kita bahwa usia bukan kekuasaan kita.

Dalam kasus Covid-19 ini, dokter paling mengerti kesehatan. Dia lebih dulu pergi dari kita.

Baca Juga:

"Kafa bilmauti waidzahn, wakafa bil yaqini ghinan, waka bil ibadati syughlan; cukuplah kematian menjadi nasehat, cukuplah keyakinan menjadi kekayaan, dan cukuplah ibadah menjadi kesibukan," kata UAS mengutip dari (HR. al_baihaqi, Syu’batul Iman : 7/353).

Poin kedua, bagi keluarga dan sahabat yang ditinggalkan, sambung UAS, bahwa kita sayang sama beliau, tapi Allah lebih sayang dengan dia. 

"Maka, mari kita katakan innalillahi wainnailaihi rojiun," kata UAS.

Dia menjelaskan, bagi kita yang masih hidup. "Allah sayang juga sama kita, tapi bekal kita belum cukup". "Pak dokter dosanya belum banyak, amalnya yang banyak". 

Selama mengabdi, jelas UAS, berapa banyak yang beliau tolong, Allah yang rohman, yang rohim yang gofur.

"Allah sayang dengan dokter, karena lebih dulu pergi, beliau tamu yang dihormati," sebut UAS.

"Sesuai janji Allah, Beliau gugur syahid. Karena meninggal bertugas menangani wabah, ditengah-tengah masyarakat," tambah UAS.

UAS mengartikan, bahwa mati Sahit itu disaksikan malaikat. Dimana, mati sahit artinya dia tidak merasakan sakratul maut, dia tidak merasakan sakit mati.

"Dia itu dokter Oki, langsung masuk surga," sebut UAS.

Poin ke empat, kasus ini menjadi pelajaran bagi kita yang ditinggalkan. Dimana, covid-19 ini dapat menyerang siapa saja.

"Kasus dokter Oki ini bantahan bagi mereka yang mengira covid-19 konspirasi," ungkap UAS.

Poin terakhir, yang ke lima "Beramallah sebanyak-banyaknya, InsyaAllah kita bertemu dengan Rasulullah di surga".

"Dengan amal ibadah yang cukup, maka kita akan bertemu dengan Rasulullah," tutup UAS.(MCR)

SHARE:
beritaTerkait
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
Dinkes Bersama KONI Pekanbaru dan PMI Riau Bagikan 2000 Masker ke Pengguna Jalan
Peduli Stunting, Kwarcab Pramuka Pekanbaru Salurkan Bantuan di Senapelan
Karhutla di Tembilahan Menjalar Mendekati Pemukiman Warga
Menhut Soroti Penegakan Hukum Kasus Karhutla di Riau, Jikalahari: Belum Ada Korporasi Tersangka
komentar
beritaTerbaru