Minggu, 03 Mei 2026 WIB

IDI: 132 Dokter Meninggal Dunia selama Pandemi Corona

Harijal - Jumat, 09 Oktober 2020 17:05 WIB
IDI: 132 Dokter Meninggal Dunia selama Pandemi Corona
Foto: ANTARA FOTO/FB Anggoro
IDI Catat 132 Dokter Meninggal Selama Pandemi Corona

JAKARTA - Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mencatat hingga Jumat, (9/10) total 132 dokter telah meninggal akibat covid-19. Tenaga kesehatan terus berguguran selama pandemi covid-19 berlangsung 8 bulan di Indonesia.

"Tim Mitigasi PB IDI mengumumkan bahwa selama minggu pertama Oktober 2020, sudah ada 5 dokter meninggal sehingga total ada 132 dokter wafat akibat Covid," sebut Tim Mitigasi PB IDI dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (9/10).

Dari 132 dokter meninggal, ada 68 dokter umum termasuk di dalamnya 4 guru besar, 62 dokter spesialis dengan 5 guru besar, dan 2 dokter residen.

Baca Juga:

Kematian dokter terbanyak berasal dari Jawa Timur dengan 31 dokter, lalu Sumatera Utara 22 dokter, DKI Jakarta 19 dokter, Jawa Barat 11 dokter, Jawa Tengah 9 dokter.

Lalu Sulawesi Selatan 6 dokter, Bali 5 dokter, Sumatera Selatan 4 dokter, Kalimantan Selatan 4 dokter, Aceh 4 dokter, Riau 4 dokter, Kalimantan Timur 3 dokter.

Baca Juga:

Kepulauan Riau, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, masing-masing mencatat 2 kematian dokter. Selanjutnya Banten 1 dokter, dan Papua Barat 1 dokter.

Dalam keterangan tersebut juga, IDI menyampaikan salah satu penyebab kematian pada dokter adalah karena lonjakan pasien positif covid-19 tanpa gejala (OTG).

"Hal ini dikarenakan lonjakan pasien Covid terutama Orang Tanpa Gejala (OTG) terutama yang mengabaikan perilaku protokol kesehatan di berbagai daerah juga meningkat," tuturnya.

Satgas Covid-19 mencatat jumlah kasus positif secara nasional pada Kamis (8/10) sebanyak 320.564 kasus, kasus sembuh 244.060 kasus, dan kematian 11.580 kasus.  

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
komentar
beritaTerbaru