Menhut Soroti Penegakan Hukum Kasus Karhutla di Riau, Jikalahari: Belum Ada Korporasi Tersangka
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, melakukan peninjauan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di K
Hukrim
JAKARTA - Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah 4.267 pada hari ini, Rabu (21/10). Dengan demikian, total telah ada 373.109 kasus positif virus corona di tanah air sejak pertama kali diumumkan pada 2 Maret lalu.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 297.509 di antaranya telah sembuh dan 12.857 orang meninggal dunia usai terinfeksi virus corona.
Merujuk data yang diunggah di situs kemkes.go.id, pasien virus corona yang sembuh bertambah 3.856 orang. Jumlah pasien yang meninggal dunia bertambah 123 orang pada hari ini. Jumlah spesimen yang dites sebanyak 43.586. Sejauh ini juga telah ada 162.216 pasien suspek.
Baca Juga:
Sejauh ini, pemerintah sudah menyatakan bakal mendatangkan tiga jenis vaksin virus corona dari China. Tiga vaksin itu antara lain Sinovac, CanSino, Sinopharm. Kemenkes menyatakan vaksin-vaksin tersebut sudah diuji klinis.
Akan tetapi, pemberian vaksin hanya akan dilakukan terhadap kelompok usia 18-59 tahun. Kemenkes memutuskan itu karena uji klinis tidak melibatkan kelompok usia 0-17 dan di atas 60 tahun. Mereka yang mengidap penyakit penyerta atau komorbid juga tidak akan diberikan.
Baca Juga:
"Dalam memberikan apapun, keamanan nomor satu," kata Menkes Terawan Agus Putranto saat mengikuti rangkaian webinar HUT Golkar yang disiarkan via internet, Selasa (20/10).
Meski demikian, bukan berarti kelompok usia 0-17 tahun dan di atas 60 tahun serta pengidap penyakit komorbid jadi diabaikan. Kemenkes akan berupaya agar vaksin bisa dipakai semua kalangan usia.
"Kita belum akan vaksinasi di luar kelompok 18-59 tahun, tapi bukan berarti akan kita abaikan. Artinya seiring waktu akan kita tindaklanjuti," ucap Dirjen P2P Kemenkes Achmad Yurianto.
Yurianto juga meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan jika sudah disuntik vaksin virus corona. Dia mengatakan setiap orang masih bisa tertular dan menularkannya kepada orang lain.
Vaksin sekadar membuat tubuh lebih kuat atau jadi tidak mengalami gejala berat ketika terinfeksi virus corona.
"Vaksin ditujukan memberikan kekebalan agar saat kita terpapar virusnya tidak jadi sakit. Tapi tidak membebaskan kita dari penularan. Jadi harus dipahami, sekalipun sudah divaksin, menjaga terpapar dengan menggunakan masker perlu dilaksanakan," kata Yuri.
(CNNIndonesia.com)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, melakukan peninjauan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di K
Hukrim
kabarmelayu.com,PELALAWAN Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) hingga pendinginan, terus dilakukan secara berkelanjutan. P
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meminta pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Teratai, Kecamatan Senapela
Pemerintahan
Peringati HUT ke81 RI, Bea Cukai Bengkalis Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama di Sungai Pakning
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Kasus serius tengah mengguncang publik tanah air. Kasus itu menyangkut dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen oten
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pengguna Jalan Tol PekanbaruDumai perlu menyesuaikan rute perjalanan mulai Jumat (28/8/2026) hari ini. PT Huta
Pemerintahan
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,TANGERANG Kunjungan ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten, menghasilkan sejumlah catatan penting dar
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi meningkatkan status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari
Lingkungan