Minggu, 03 Mei 2026 WIB
UPDATE CORONA

Bertambah 4.065, Total Positif Covid-19 Jadi 425.796 Orang

Harijal - Kamis, 05 November 2020 16:06 WIB
Bertambah 4.065, Total Positif Covid-19 Jadi 425.796 Orang
(CNN Indonesia/Bisma Septalismaa)
Total kasus positif virus corona di Indonesia mencapai 425 ribu lebih per hari ini, Kamis (5/11). Ilustrasi

JAKARTA - Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah 4.065 orang pada hari ini, Kamis (5/11). Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 sebanyak 425.796 orang.

Data tersebut dihimpun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per pukul 12.00 WIB hari ini. Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 membagikan data tersebut pukul 16.15 WIB.

Dari data tersebut, pasien positif yang dinyatakan sembuh sebanyak 3.860 orang, sehingga total menjadi 357.142 orang.

Baca Juga:

Sedangkan pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 89 orang, dengan demikian totalnya menjadi 14.348 orang.

Kemenkes juga mencatat jumlah pasien suspekCovid-19 sebanyak 55.943 orang. Sementara itu jumlah spesimen yang berhasil dites dalam 24 jam terakhir sebesar 39.581 spesimen.

Baca Juga:

Kemarin, Rabu (4/11), jumlah kasus positif virus corona mencapai 421.731 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 353.282 orang sembuh dan 14.259 orang lainnya meninggal dunia.

DKI Jakarta masih menjadi provinsi yang memiliki kasus positif tertinggi. Sementara Jawa Timur merupakan provinsi yang menyumbang pasien Covid-19 meninggal terbanyak.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut angka kematian pasien positif Covid-19 menjadi pekerjaan rumah (PR) yang masih harus ditekan. Ia pun mengakui angka kematian di Indonesia tergolong tinggi dibandingkan dengan rata-rata dunia.

Jokowi juga mengajak tenaga kesehatan untuk mempromosikan vaksin dalam rangka penanganan pandemi Covid-1(. Ia meminta dokter, perawat, apoteker, dan profesi lainnya ambil bagian dalam menyukseskan program vaksinasi yang disiapkan pemerintah.

Sementara Menko Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengakui ada ketidaksesuaian antara pemerintah pusat dan daerah soal data perkembangan pandemi Covid-19. Luhut telah lebih dari satu bulan membantu menangani pandemi di beberapa provinsi.

"Saya melihat masih banyak yang perlu dibenahi dari sistem manajemen kesehatan di Indonesia, terutama terkait manajemen data," ujarnya.

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
komentar
beritaTerbaru