Sabtu, 29 Agustus 2026 WIB
UPDATE CORONA 15 NOVEMBER

Bertambah 4.106 Kasus, Total Positif Covid 467.113 Orang

Harijal - Minggu, 15 November 2020 17:42 WIB
Bertambah 4.106 Kasus, Total Positif Covid 467.113 Orang
(Foto: ANTARA FOTO/OLHA MULALINDA)
Ilustrasi. Petugas memakamkan jenazah pasien Covid-19 di pemakaman khusus COVID-19 di Kota Sorong, Papua Barat, Sabtu (17/10/2020).

JAKARTA - Jumlah warga yang positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia per Minggu (15/11) mencapai 467.113 orang, setelah ada tambahan 4.106 kasus baru.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat, dari total jumlah kasus tersebut sebanyak 391.991 orang di antaranya dinyatakan sembuh. Angka ini didapat setelah ada tambahan kasus pasien sembuh yang tercatat mencapai 3.897 kasus per hari ini.

Adapun kasus meninggal akibat Covid-19 bertambah 63 orang sehingga total menjadi 15.211 kasus kematian.

Baca Juga:

Selain itu Satgas Penanganan Covid-19 mencatat terdapat 63.380 suspek di Indonesia dengan jumlah pemeriksaan spesimen 32.861 unit per Minggu (15/11).

Sementara itu sehari sebelumnya atau pada Sabtu (14/11), jumlah kasus corona mencapai 463.007 orang dengan tambahan 5.272 kasus. Sebanyak 388.094 orang dinyatakan sembuh dan 15.148 orang meninggal.

Baca Juga:

Infografis Langkah Cuci Tangan dengan Benar. (Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian)
Sejauh ini pemerintah masih terus mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus corona. Misalnya dengan rajin mencuci tangan, selalu memakai masker, serta menjauhi kerumunan.

Imbauan terus disampaikan agar masyarakat tidak mengabaikan bahaya virus corona. Apabila masyarakat berperan aktif dengan mematuhi protokol, pemerintah yakin penyebaran virus corona bisa ditekan dengan optimal.

Jumlah kasus tambahan harian kasus positif virus corona sempat mencapai rekor baru Indonesia pada Jumat (13/11) lalu. Tambahan 5.444 kasus baru itu oleh sejumlah pihak dikaitkan dengan libur panjang pada akhir Oktober 2020.

Di luar libur panjang, sebagian masyarakat dinilai abai terhadap protokol kesehatan meskipun di daerah tersebut masih diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Di Jakarta misalnya, kerumunan massa berulang kali terjadi ketika menyambut Pimpinan FPI, Rizieq Shihab.

Epidemiolog sempat mengungkapkan kekhawatiran akan munculnya klaster baru corona. Para ahli menilai, semestinya aparat jauh-jauh hari mampu mencegah dan menghindari kerumunan massa melalui penertiban.

Sementara Kapolri Idham Azis pun enggan menegaskan mengenai sanksi pelbagai fenomena yang kian marak belakangan ini.


(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Pemkab Bengkalis Usul Pembangunan RSUD Bukit Batu dan Pengembangan Layanan Jantung-Kanker ke Kemenkes
Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap
Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
Dinkes Bersama KONI Pekanbaru dan PMI Riau Bagikan 2000 Masker ke Pengguna Jalan
komentar
beritaTerbaru