Menhut Soroti Penegakan Hukum Kasus Karhutla di Riau, Jikalahari: Belum Ada Korporasi Tersangka
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, melakukan peninjauan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di K
Hukrim
JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (FPI) masih mengupayakan agar jenazah 6 anggotanya yang tewas ditembak aparat Kepolisian dapat segera dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kini, jenazah 6 pengawal Habib Rizieq Shihab itu masih berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
FPI kabarnya sudah menyiapkan perlengkapan untuk pemakaman 6 anggotanya yang tewas. Beredar foto enam kain kafan sudah disiapkan di Markas FPI Petamburan, Jakarta Pusat. "Kain kafan untuk para syahid," tulis caption dalam foto yang beredar.
Senin malam, tim pengacara FPI mendatangi Kamar Jenazah RS Polri untuk menjemput 6 jenazah anggotanya yang tewas, untuk segera dikembalikan ke keluarga dan dimakamkan. Sempat bersitegang dengan aparat Kepolisian yang berjaga karena tak diizinkan masuk. Upaya untuk memulangkan jenazah pun belum membuahkan hasil.
Baca Juga:
Sebelumnya, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono menegaskan polisi tidak akan menghalangi pihak keluarga untuk mengurus jenazah 6 anggota Laskar Khusus FPI yang tewas dalam peristiwa bentrok di ruas tol Karawang Senin dini hari.
"Polri tak pernah menghalangi atau mempersulit pihak keluarga untuk mengurus jenazah dari enam orang yang mencoba melawan petugas itu," kata Irjen Argo Yuwono melalui keterangan tertulis, Senin, 7 Desember 2020.
Baca Juga:
Argo memastikan keenam jasad anggota FPI itu berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan pemeriksaan. "Jenazah ada di RS Polri. Polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap jenazah tersebut untuk mengidentifikasi identitas jasad tersebut," ucap Argo.
Seperti diketahui, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyampaikan kronologi penyerangan 10 simpatisan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab terhadap aparat kepolisian. Peristiwa ini terjadi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Senin dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.
Saat itu, menurut Fadil, anggota polisi tengah melaksanakan tugas penyelidikan terkait dengan rencana pemeriksaan Habib Rizieq yang dijadwalkan berlangsung Senin hari ini, 7 Desember 2020 pukul 10.00 WIB. Ada informasi yang diterima polisi akan terjadi pengerahan massa pada saat HRS dilakukan pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
Terkait adanya informasi tersebut, Polda Metro Jaya kemudian melakukan penyelidikan kebenaran informasi. Anggota Polda Metro Jaya mengikuti kendaraan yang diduga adalah pengikut Habib Rizieq.
Tiba-tiba kendaraan petugas dipepet lalu kemudian diserang dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam seperti samurai. Karena diserang, anggota polisi pun merespons dengan melakukan tembakan sehingga sebanyak 6 orang meninggal dunia. Sementara itu, empat simpatisan Habib Rizieq lainnya melarikan diri dan masih dalam pengejaran.
Berbeda dengan versi polisi, melalui keterangan resminya, FPI menyampaikan bahwa peristiwa yang sesungguhnya adalah kendaraan pengawal HRS justru yang diadang oleh orang tak dikenal (OTK), kemudian menculik enam laskar pengawal HRS -- belakangan diketahui keenamnya tewas.
Habib Rizieq dan keluarga, termasuk cucu yang masih balita akan menuju tempat acara pengajian subuh keluarga, sambil memulihkan kondisi. Lokasi keberasaan Habib Rizieq sampai saat ini masih belum diketahui.
"Dalam perjalanan menuju lokasi pengajian Subuh keluarga tersebut, rombongan dihadang oleh preman OTK (yang kami duga kuat bagian dari operasi penguntitan dan untuk mencelakakan IB)," tambah keterangan tersebut.
Sekretaris Umum FPI Munarman membantah ada perlawanan apalagi baku tembak seperti yang diklaim polisi. Sebab, anggotanya tidak ada yang dibekali dengan senjata tajam, apalagi senjata api.
“Yang perlu diketahui, bahwa fitnah besar kalau laskar kita disebut bawa senpi dan tembak menembak dengan aparat. Kami tidak pernah dibekali senpi, kami terbiasa tangan kosong, kami bukan pengecut,” tegasnya.
“Ini fitnah luar biasa, memutar balikkan fakta dengan sebut bahwa laskar lebih dulu serang," tambahnya.
(sumber: viva.co.id)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, melakukan peninjauan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di K
Hukrim
kabarmelayu.com,PELALAWAN Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) hingga pendinginan, terus dilakukan secara berkelanjutan. P
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meminta pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Teratai, Kecamatan Senapela
Pemerintahan
Peringati HUT ke81 RI, Bea Cukai Bengkalis Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama di Sungai Pakning
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Kasus serius tengah mengguncang publik tanah air. Kasus itu menyangkut dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen oten
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pengguna Jalan Tol PekanbaruDumai perlu menyesuaikan rute perjalanan mulai Jumat (28/8/2026) hari ini. PT Huta
Pemerintahan
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,TANGERANG Kunjungan ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten, menghasilkan sejumlah catatan penting dar
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi meningkatkan status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari
Lingkungan