Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
JAKARTA - Kasus COVID-19 di Indonesia selama dua minggu terakhir terus menggeliat. Ahli pun memerkirakan bahwa puncak lonjakan kasus virus Corona di tanah air terjadi pada Juli 2021.
Berbicara soal lonjakan kasus COVID-19, Epidemiolog dari Griffth University Australia, Dicky Budiman menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan hal tersebut terjadi, katanya dilansir dari Liputan6.com.
Dicky, menjelaskan, potensi lonjakan kasus COVID-19 memang ada, kecuali ada respons yang radikal seperti pembatasan yang sangat ketat.
Baca Juga:
Selain pengetatan, tes (testing) dan pelacakan (tracing) hingga 500ribu orang serta karantina dan vaksinasi yang efektif dapat mengurangi risiko lonjakan kasus COVID-19 yang dapat kembali terjadi.
“Kalau tidak ya virus ini akan dengan leluasa mengikuti pola eksponensial sesuai hukum biologi. Kita mau percaya atau tidak ya akan berlaku seperti itu. Potensi masa kritis kita bisa sampai Juli itu dan dalam konteks ini banyak sekali korban, bukan hanya korban kesakitan tapi juga kematian,” kata Dicky kepada Health Liputan6.com melalui fitur pesan suara pada Rabu (23/6/2021).
Baca Juga:
Adakah Potensi Kolaps?
Dicky, menambahkan, jika penanganan radikal tidak dijalankan, potensi kolaps itu ada.
“Tentu ada potensi kolaps. Jangankan Juli, mungkin di akhir Juni ini juga ada potensi kolaps karena bicara varian alpha apalagi delta ini kan cepat menular dan membuat proporsi orang yang sakit di setiap kelompok usia banyak," katanya.
Jika dilihat dari persentasenya, Dicky menyatakan kemungkinan tetap. Misal, pada anak persentasi 1 atau 3 persen yang terinfeksi, tapi kalau tadinya 1 hingga 3 persen itu sama dengan 100 persen, sekarang bisa sama dengan 10 ribu orang.
“Gambarannya seperti itu, dan artinya di orang dewasa bisa lebih banyak lagi," katanya.
Antisipasinya?
Melihat potensi-potensi tersebut, Dicky menambahkan bahwa antisipasinya tidak beda jauh dengan antisipasi yang dijalankan sebelumnya.
“Antisipasinya ya tetap kita harus perkuat 3T dengan isolasi, karantina, penemuan kasus secara cepat terutama di rumah-rumah dan pemukiman.”
Selain itu, penerapan regulasi terkait penanganan COVID-19 juga bisa dilakukan. Mengingat, sebetulnya regulasi sudah ada misalnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) atau kebijakan kerja dari rumah.
“Misalnya kebijakan bekerja di rumah 75 persen ya pastikan dilakukan oleh perkantoran pusat sampai daerah itu dilakukan dan bagaimana monitoringnya. Jangan hanya di atas kertas dan apa sanksinya untuk yang tidak melakukan dan ada enggak monitoring pada setiap pimpinan kantor?”
Jadi, konsistensi dalam pelaksanaan strategi implementasi di lapangan menjadi sangat penting, tutupnya.
Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Alpha, Beta dan Delta. (Liputan6.com/Abdillah)
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri
kabarmelayu.comPEKANBARU Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah &039Aisyiyah (PW &039Aisyiyah) Riau sukses menyeleng
Parlemen
Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 810 Mei 2026
Pendidikan
Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris
Sport